Kegunaan Fraksi-Fraksi Minyak Bumi

Kegunaan Fraksi-Fraksi Minyak Bumi – Dalam topik ini, kita akan membahas kegunaan fraksi-fraksi minyak bumi. Sebelumnya kalian pasti telah mempelajari tentang minyak bumi dan proses pembentukannya.

Mari kita ingat kembali pelajaran yang telah lalu itu agar kita lebih mudah mempelajari topik ini.

1. Minyak Bumi dan Pembentukannya

Minyak bumi merupakan sumber hidrokarbon utama di alam yang berperan sebagai sumber energi dalam kehidupan manusia. Minyak bumi terbentuk dari penguraian senyawa-senyawa organik yang berasal dari jasad renik hewan dan tumbuhan yang telah terkubur berjuta-juta tahun lamanya. Sisa-sisa organisme tersebut mengendap di dasar lautan yang tertimbun oleh endapan lumpur. Akibat pengaruh tekanan lapisan atasnya, endapan lumpur tersebut menjadi batuan. Pada saat bersamaan, pengaruh bakteri anaerob, suhu, dan tekanan yang semakin meningkat selama jutaan tahun mengubah sisa-sisa organisme tersebut menjadi minyak bumi dan gas alam.


Apakah kalian sudah ingat kembali? 


Selanjutnya, minyak bumi harus diolah terlebih dahulu agar dapat dimanfaatkan dalam kehidupan kita. Proses pengolahan minyak bumi dilakukan melalui destilasi bertingkat yang akan menghasilkan fraksi-fraksi minyak bumi. Fraksi-fraksi minyak bumi antara lain gas, bensin (gasolin), nafta, kerosin, minyak solar dan diesel, minyak pelumas, lilin, minyak bakar, dan bitumen.

2. Kegunaan Fraksi-Fraksi Minyak Bumi

Kegunaan fraksi-fraksi minyak bumi, yaitu sebagai berikut.

a. Gas terdiri dari campuran senyawa hidrokarbon yang mempunyai atom C1 – C4. Gas dihasilkan dari pemanasan minyak bumi pada suhu di bawah 20 ⁰C. Gas dijadikan bahan bakar yang dikenal sebagai LNG (Liquified Nature Gases) dan LPG (Liquified Petroleum Gases), sumber hidrogen, serta sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa organik.

b. Bensin (gasolin) terdiri dari campuran senyawa hidrokarbon yang mempunyai atom C5 – C10. Bensin dihasilkan dari pemanasan minyak bumi pada suhu 40 – 180 ⁰C. Bensin digunakan sebagai bahan bakar kendaraan bermotor.

c. Nafta (ligrolin) terdiri dari campuran senyawa hidrokarbon yang mempunyai atom C6 – C10. Nafta dihasilkan dari pemanasan minyak bumi pada suhu 70 – 180 ⁰C. Nafta digunakan untuk sintesis senyawa organik lainnya, meliputi karet sintesis, obat, pembuatan plastik, cairan pembersih/ deterjen, cat, kosmetik, dan bahan pakaian.

d. Kerosin terdiri dari campuran senyawa hidrokarbon yang mempunyai atom C11 – C14. Kerosin dihasilkan dari pemanasan minyak bumi pada suhu 180 – 250 ⁰C. Kerosin digunakan sebagai bahan bakar kompor, insektisida, dan bahan bakar pesawat.

e. Minyak solar dan minyak diesel terdiri dari campuran senyawa hidrokarbon yang mempunyai atom C15 – C17. Minyak solar dan minyak diesel dihasilkan dari pemanasan minyak bumi pada suhu 250 – 300 ⁰C. Minyak solar dan minyak diesel digunakan sebagai bahan bakar tungku industri dan bahan bakar mesin diesel. Minyak solar digunakan untuk kendaraan mesin diesel dengan rotasi tinggi, sedangkan minyak diesel untuk kendaraan mesin diesel dengan rotasi sedang atau rendah.

f. Minyak pelumas terdiri dari campuran senyawa hidrokarbon yang mempunyai atom C18 – C20. Minyak pelumas dihasilkan dari pemanasan minyak bumi pada suhu 300 – 350 ⁰C. Minyak pelumas digunakan sebagai pelumas untuk mengurangi gesekan dan melindungi komponen-komponen logam di dalam mesin.

g. Lilin terdiri dari campuran senyawa hidrokarbon yang mempunyai jumlah atom karbon lebih dari 20. Lilin dihasilkan dari pemanasan minyak bumi pada suhu di atas 350 ⁰C. Lilin digunakan sebagai korek api, membuat lilin, lilin batik, kertas pembungkus berlapis lilin, dan bahan pengilap seperti semir sepatu.

h. Minyak bakar terdiri dari campuran senyawa hidrokarbon yang mempunyai jumlah atom karbon lebih dari 20. Minyak bakar dihasilkan dari pemanasan minyak bumi pada suhu di atas 350 ⁰C. Minyak bakar digunakan dalam industri pemanas dan bahan bakar di kapal serta pembangkit listrik.

i. Bitumen terdiri dari campuran senyawa hidrokarbon yang mempunyai jumlah atom karbon lebih dari 40. Bitumen dihasilkan dari pemanasan minyak bumi pada suhu di atas 350 ⁰C. Bitumen digunakan sebagai materi aspal jalan dan atap bangunan, isolasi listrik, serta pengedap suara pada lantai.

Contoh soal 1
Fraksi minyak bumi yang sering digunakan sebagai bahan bakar elpiji (LPG) adalah….
a. gas
b. nafta
c. kerosin
d. minyak pelumas
e. minyak solar
Kunci jawaban: A
Pembahasan:
Gas merupakan bahan bakar yang dikenal sebagai LNG (Liquified Nature Gases) dan LPG (Liquified Petroleum Gases), sumber hidrogen, dan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa organik.

Contoh soal 2
Fraksi minyak bumi yang sering digunakan sebagai pelumas adalah….
a. nafta
b. kerosin
c. lilin
d. bensin
e. minyak pelumas
Kunci Jawaban: E
Pembahasan:
Minyak pelumas digunakan sebagai pelumas untuk mengurangi gesekan dan melindungi komponen-komponen logam di dalam mesin.

Itulah artikel Kegunaan Fraksi-Fraksi Minyak Bumi. Semoga bisa bermanfaat bagi Anda, baca juga artikel terkait lainnya.

Kegunaan Fraksi-Fraksi Minyak Bumi | lookadmin | 4.5