Kedatangan Bangsa Belanda ke Indonesia

Advertisement

Kedatangan Bangsa Belanda ke Indonesia – Setelah mempelajari bahasan ini, kalian diharapkan dapat menjelaskan awal mula kedatangan bangsa Belanda di Indonesia dan misi yang diembannya.

KEDATANGAN BANGSA BELANDA

VOC, mewakili bangsa Belanda, melakukan cengkraman terhadap ekonomi nusantara. Solidnya manajemen organisasi ini menjadikan monopoli yang mereka lakukan berlangsung dalam jangka waktu yang cukup lama. Bagaimanakah keadaan pasca kedatangan Belanda ? Untuk mengetahui lebih lanjut, mari simak bahasan berikut.

Bangsa Belanda melakukan ekspedisi mencari daerah kolonial baru sebagai alternatif penghasil rempah-rempah. Hal ini didasari kurangnya akses yang diberikan kepada pedagang-pedagang Belanda untuk bertransaksi di pasar Lisabon (Portugis), pasca penjajahan Spanyol. Ekspedisi Belanda akhirnya membuahkan hasil di bawah kepemimpinan Cornelis de Houtman pada 1595, dengan menyertakan empat kapal. Pelayaran tersebut berhasil berlabuh di Banten dan diterima dengan tangan terbuka oleh masyarakat. Pada masa itu, masyarakat menganggap kehadiran negara asing akan membantu mereka untuk melakukan penyerangan ke Palembang.

Dalam perkembangannya, kedatangan ekspedisi pimpinan Cornelis de Houtman ini menumbuhkan pertentangan dari masyarakat, penyebabnya yaitu :
1. Strategi dagang Cornelis de Houtman dengan hanya membeli rempah-rempah di musim panen.
2. Pembentukan jalur perdagangan sendiri.
3. Menggunakan perantara untuk pembelian komoditas.
Pelanggaran ini menjadikan Cornelis de Houtman sebagai musuh masyarakat Banten. Bahkan, ia sempat ditangkap sebelum kemudian dibebaskan dengan jaminan uang, namun diberi syarat untuk segera pergi meninggalkan Banten.

Pasca kepulangan de Houtman, ekspedisi baru datang dari Belanda dengan kekuatan delapan kapal. Ekspedisi ini dipimpin oleh Jacob van Neck dan Wybrecht van Waerwyck. Kedatangan mereka ke Nusantara dengan memanfaatkan permusuhan yang berlangsung antara masyarakat Banten dengan Portugis. Sebagai salah satu negara korban blokade dagang Portugis, ekspedisi Belanda kali ini cukup berhasil diterima masyarakat karena menganggap mereka memiliki musuh yang sama.
Ekspedisi dimaksud bahkan juga diperluas sampai ke Maluku yang juga sedang mengalami ketegangan dengan Portugis.
Hasil baik yang ditunjukkan oleh ekspedisi Belanda memberikan ide bagi Pangeran Maurits dan Johan van Olden untuk mendirikan badan dagang swasta Belanda pertama di Indonesia pada 1602. Diberi nama VOC (Verenigde Oost Indische Compagnie), mereka membuka kantor pertamanya di Banten yang dipimpin oleh Francois Wittert.
Tujuan pembentukan VOC, antara lain :
1. Memperoleh keuntungan maksimal dengan minimalkan persaingan sesama pengusaha Belanda.
2. Menjamin posisi Belanda di persaingan dagang antara bangsa-bangsa Eropa lain.
3. Mengisi kekosongan kas kerajaan Belanda di tengah perang dengan Spanyol.

Yang patut menjadi catatan dalam perkembangan awal VOC adalah adanya otonomi dari lembaga tersebut, kekuasaan untuk menyediakan kapal, persenjataan dan kemampuan mengumpulkan modal dalam jumlah besar. Sistem organisasi VOC juga sudah terbilang rapi dan berjalan dalam sebuah hierarki yang jelas.
Hak otonomi atau octroi ini berlaku untuk misi dagang mereka di Benua Amerika dan Afrika. Mendapatkan perpanjangan hal sebanyak 30 kali atau kurang lebih 20 tahun, berikut adalah beberapa otonomi yang dimiliki VOC :
1. Monopoli dagang.
2. Pencetakan dan pengedaran mata uang.
3. Pengangkatan dan pemberhentian pegawai.
4. Melakukan perjanjian dengan Raja dan perlawanan dengan tentara apabila diperlukan dalam misinya.
5. Mendirikan benteng pertahanan, termasuk wewenang untuk deklarasi perang ataupun damai.
6. Mengangkat dan memberhentikan penguasa setempat.
Wewenang yang hampir tak terbatas inilah yang dimaksimalkan VOC untuk memperluas kekuasaannya di Indonesia, terlebih guna melanggengkan monopoli dagang yang mereka lakukan. Siasat adu domba adalah salah satu kiat yang dipakai untuk memecah-belah berbagai kerajaan nusantara sebelum melakukan penguasaan atasnya.

RANGKUMAN

1) Misi ekspedisi Belanda berhasil mencapai Pulau Jawa di bawah pimpinan Cornelis de Houtman.
2) Mengetahui potensi dagang yang dimiliki nusantara, Belanda membentuk VOC sebagai perpanjangan tangan dalam melakukan monopoli.

Advertisement
Kedatangan Bangsa Belanda ke Indonesia | lookadmin | 4.5