Keanekaragaman Jenis

Keanekaragaman Jenis – Pada topik sebelumnya, kalian telah mempelajari keanekaragaman gen. Dalam topik ini, kalian akan mempelajari tentang keanekaragaman jenis. Untuk mempelajarinya, perhatikanlah lingkungan sekeliling. Kalian tentu sudah pernah melihat pohon kelapa. Bandingkanlah bentuk, penampilan, dan sifat-sifat pohon kelapa dengan pohon aren. Apakah ada perbedaan ciri-ciri pada kedua pohon tersebut? Pasti kalian dapat menemukan banyak perbedaan ciri antara kedua pohon tersebut. Perbedaan tersebut diantaranya dapat terlihat pada bentuk dan ukuran batang, bentuk dan ukuran daun, serta bentuk buahnya.
Perbedaan ciri antar individu berbeda spesies menunjukkan adanya keanekaragaman jenis. Keanekaragaman jenis adalah keanekaragaman spesies organisme yang menempati suatu ekosistem, baik ekosistem darat maupun ekosistem perairan. Istilah jenis dalam biologi disebut dengan spesies. Spesies adalah individu yang mempunyai persamaan secara morfologis, anatomis, dan fisiologis. Apabila dikawinkan antar sesamanya mampu menghasilkan keturunan yang fertil (subur) untuk melanjutkan generasinya. Sebaliknya apabila dua individu dikawinkan, namun tidak ada keturunan yang terbentuk atau jika terbentuk seluruh keturunannya mandul maka dapat disimpulkan bahwa dua individu tersebut berbeda jenis atau spesies. Perbedaan ciri antar individu berbeda spesies akan lebih mencolok sehingga lebih mudah diamati dari pada perbedaan antar individu dalam satu spesies. Hal tersebut terjadi karena dua organisme yang berbeda spesies mempunyai perbedaan susunan gen yang lebih banyak daripada yang tergolong dalam satu spesies.
Contoh keanekaragaman jenis dapat kita amati dalam keluarga kacang-kacangan, seperti kacang tanah, kacang buncis, kacang hijau, kacang kapri, dan sebagainya. Di antara jenis kacang-kacangan tersebut, kita dapat dengan mudah membedakannya. Hal ini dikarenakan meskipun ditemukan ciri khas yang sama tetapi ukuran tubuh atau batang, bentuk daun, bentuk buah dan biji, rasa, serta kebiasaan hidup berbeda pada masing-masing kacang.
Selain pada tumbuhan, keanekaragaman jenis juga terjadi pada hewan. Sebagai contoh adalah kucing, harimau, dan singa. Variasi antara jenis kucing dengan harimau atau antara jenis kucing dengan singa merupakan suatu bentuk keanekaragaman jenis. Variasi tersebut dapat menyangkut hal-hal yang berkaitan dengan struktur tubuh, misalnya perbedaan fisik (ukuran tubuh, bentuk muka, kelebatan bulu) dan hal-hal yang berkaitan dengan perilaku dan habitat. Setiap jenis makhluk hidup terbentuk oleh kecocokan kandungan gen yang mengatur sifat-sifat menurun pada jenis tersebut dengan habitatnya. Oleh karena habitat masing-masing jenis makhluk hidup beranekaragam, maka jenis yang akan dihasilkan tentu akan beranekaragam atau bervariasi pula.
Keanekaragaman jenis juga terdapat pada mikrorganisme, misalnya pada Rhizopus spdan Saccharomyces sp. Ciri-ciri Rhizopus sp adalah tubuhnya berupa benang-benang hifa, tidak bersekat, multiseluler, dan menghasilkan zigospora sebagai spora seksual. SementaraSaccharomyces sp memiliki ciri-ciri tanpa hifa, uniseluler, dan berkembang biak dengan membentuk tunas.

Keanekaragaman Jenis | lookadmin | 4.5