Close Klik 2x

Keanekaragaman Gen

Advertisement

Keanekaragaman Gen – Dalam topik ini, kalian akan belajar tentang keanekaragaman gen. Keanekaragaman gen adalah keanekaragaman individu dalam satu spesies. Gen adalah bagian kromosom yang mengendalikan ciri atau sifat suatu organisme yang bersifat diturunkan dari induk/ orang tua kepada keturunannya. Contohnya adalah gen pada manusia menentukan apakah seseorang memiliki rambut lurus atau keriting, memiliki hidung mancung atau pesek, memiliki warna kulit putih atau gelap dan sebagainya.

Gen terletak pada DNA yang berada pada tempat-tempat tertentu di dalam kromosom dan kromosom terletak di dalam sel. Gen setiap individu memiliki komponen dasar yang sama, namun susunannya berbeda-beda tergantung pada masing masing induknya. Susunan gen yang berbeda inilah yang menyebabkan ciri maupun sifat yang berbeda pada individu dalam satu spesies.
Selain faktor genetik (genotipe), ciri atau sifat yang muncul pada suatu makhluk hidup (fenotipe) juga ditentukan oleh lingkungan. Jika salah satu atau keduanya berubah, maka akan menimbulkan perubahan sifat. Sebagai contoh adalah fenotipe pipi orang pegunungan umumnya lebih kemerahan dibanding orang pantai. Hal ini dikarenakan orang yang hidup di daerah pegunungan dengan orang yang hidup di daerah pantai memiliki perbedaan dalam hal jumlah eritrositnya. Jumlah eritrosit orang yang hidup di daerah pegunungan lebih banyak dibanding yang hidup di pantai disebabkan adaptasi terhadap kandungan oksigen di lingkungannya. Di daerah pegunungan lebih rendah kandungan oksigennya dibandingkan di daerah pantai.
Contoh keanekaragaman gen adalah keanekaragaman warna biji tanaman jagung. Biji jagung memiliki warna yang berbeda-beda, dapat berwarna kuning, merah, atau putih. Pada tanaman mangga, seperti mangga arum manis, mangga golek, dan mangga kweni, kita juga dapat menemukan variasi bentuk, rasa, dan warnanya. Demikian juga pada anjing, kita dapat membedakan bentuk tubuh, ukuran tubuh, bentuk mulut, dan bentuk telinga antara anjing bulldog, anjing herder, dan anjing kampung.
Mengapa variasi genetik dalam satu spesies terjadi, padahal jumlah kromosomnya sama? Setiap individu memiliki banyak gen. Bila terjadi perkawinan atau persilangan antarindividu yang karakternya berbeda, maka akan menghasilkan keturunan yang semakin banyak variasinya. Hal ini dikarenakan pada saat persilangan akan terjadi penggabungan gen-gen individu melalui sel kelamin. Selain karena perkawinan, dapat juga disebabkan oleh adanya mutasi. Mutasi adalah perubahan susunan materi genetik. Oleh karena susunan materi genetik berubah, maka terjadi perubahan ciri atau sifat yang menimbulkan keanekaragaman fenotipe. Hal inilah yang menyebabkan keanekaragaman gen semakin tinggi.
Berdasarkan beberapa contoh di atas, adanya keanekaragaman gen dapat menyebabkan munculnya variasi dalam satu spesies atau jenis makhluk hidup. Tingginya keanekaragaman yang terkandung dalam sebuah tatanan lingkungan dapat diibaratkan tatanan lingkungan tersebut adalah “bank gen” yang sumber kekayaannya dapat “dipinjam” untuk dimanfaatkan. Contohnya adalah pembuatan bibit unggul dari bibit liar dengan bibit yang sudah dibudidayakan. Kisaran keanekaragaman yang mungkin terjadi hanya akan melibatkan karakter pada bibit liar dan bibit yang telah dibudidayakan. Iniah yang disebut dengan plasma nutfah.

Advertisement
Keanekaragaman Gen | lookadmin | 4.5