Close Klik 2x

Keanekaragaman Ekosistem

Advertisement

Keanekaragaman Ekosistem – Pada topik sebelumnya, kalian telah mempelajari keanekaragaman gen dan keanekaragaman jenis. Pada topik ini, kalian akan mempelajari tentang keanekaragaman Ekosistem. Ekosistem adalah hubungan atau interaksi timbal balik antara makhluk hidup yang satu dengan makhluk hidup yang lain dan juga antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Dalam ekosistem terdapat komponen abiotik dan biotik. Komponen abiotik terdiri atas benda-benda tak hidup, seperti udara, suhu, air, cahaya, dan sebagainya. Sementara komponen biotik terdiri atas benda-benda hidup seperti produsen, konsumen, detritivor, maupun dekomposer yang membentuk interaksi.
Perbedaan kondisi komponen abiotik pada suatu lingkungan menyebabkan jenis makhluk hidup yang dapat beradaptasi dengan lingkungan tersebut berbeda-beda. Akibatnya, lingkungan dengan variasi kondisi komponen abiotik yang tinggi akan menghasilkan keanekaragaman ekosistem. Komponen biotik dan abiotik di berbagai daerah juga bervariasi, baik kualitas komponen tersebut maupun kuantitasnya. Hal inilah yang menyebabkan terbentuknya keanekaragaman ekosistem di muka bumi ini.
Di alam ini secara garis besar dibagi menjadi dua ekosistem besar, yaitu ekosistem darat (terestrial) dan ekosistem perairan (akuatik). Berdasarkan letak geografisnya, contoh dari ekosistem darat adalah beberapa macam bioma, seperti bioma gurun atau padang pasir, bioma padang rumput atau savana, bioma hutan hujan tropis atau hutan basah, bioma hutan gugur, bioma taiga, dan bioma tundra.
1. Bioma gurun atau padang pasir memiliki ciri-ciri gersang dan curah hujan rendah. Tumbuhan yang dapat tumbuh adalah kaktus dan perdu. Hewan yang hidup di gurun antara lain rodentia, ular, kadal, katak, dan kalajengking.
2. Bioma padang rumput memiliki ciri-ciri curah hujan lebih tinggi dan hujan turun tidak teratur. Bioma ini didominasi berbagai jenis rumput dan hewan yang hidup seperti zebra, singa, anjing liar, serigala, jerapah, kanguru, dan ular.
3. Bioma hutan hujan tropis memiliki ciri-ciri curah hujan sangat tinggi dan tersebar sepanjang tahun serta keanekaragaman tumbuhan yang sangat tinggi. Hutan hujan tropis didominasi oleh pohon-pohon besar, berdaun lebar dan lebat, penghasil kayu, selain itu juga ada beberapa jenis liana dan epifit. Hewan yang dapat hidup antara lain kera, burung, badak, babi hutan, harimau, dan burung hantu.
4. Bioma hutan gugur memiliki ciri-ciri curah hujan merata sepanjang tahun dan terdapat di daerah yang memiliki empat musim. Hewan yang hidup antara lain rusa, beruang, dan rubah.
5. Bioma taiga memiliki ciri-ciri suhu di musim dingin rendah. Taiga didominasi oleh konifer, pinus, dan sejenisnya. Hewan yang dapat hidup antara lain moose, beruang hitam, dan burung-burung yang bermigrasi ke selatan pada musim gugur.
6. Bioma tundra didominasi oleh tumbuhan yang mampu beradaptasi dengan keadaan yang dingin seperti tumbuhan lumut.
Adapun ekosistem perairan dapat dikelompokkan berdasarkan kadar garamnya (salinitas) dan berdasarkan aliran airnya. Berdasarkan salinitasnya, ekosistem perairan dibedakan menjadi ekosistem air tawar dan ekositem air laut.
1. Ekosistem air tawar memiliki ciri-ciri kadar garam rendah, penetrasi cahaya kurang, dan terpengaruh oleh iklim dan cuaca daratan. Sebagai contoh adalah sungai, kolam, dan waduk.
2. Ekosistem air laut memiliki ciri-ciri kadar garam tinggi, penetrasi cahaya matahari relatif lebih tinggi, dan tidak dipengaruhi iklim dan cuaca daratan. Sebagai contoh adalah laut, pantai, estuari, dan terumbu karang.
Berdasarkan aliran airnya, ekosistem perairan dibedakan menjadi ekosistem perairan mengalir (lotik) dan ekosistem perairan tidak mengalir (lentik).
1. Ekosistem perairan mengalir (lotik) adalah ekosistem perairan dengan air yang secara terus menerus bergerak sesuai dengan dinamika aliran air. Contohnya adalah sungai.
2. Ekosistem perairan tidak mengalir (lentik) adalah ekosistem perairan yang tidak memiliki aliran air secara dinamis. Contohnya adalah danau, rawa, kolam, waduk, dan bendungan.

Keanekaragaman Ekosistem | lookadmin | 4.5