Close Klik 2x

Kata Penghubung Temporal Antarkalimat

Advertisement

Kata Penghubung Temporal Antarkalimat – Siswa memahami kata penghubung temporal antarkalimat.

Perhatikan beberapa kalimat yang menyatakan kejadian sehari-hari berikut!

Coba kamu susun ketiga kalimat di atas menjadi sebuah paragraf. Susunan kalimat harus tetap berdasarkan urutan paling atas hingga bawah (1-2-3).

Agar dapat menyusun ketiga kalimat tersebut, tentu kamu harus jeli memerhatikan urutan kejadian dalam kalimat tersebut. Kejadian manakah yang terjadi pertama, kedua, dan ketiga? Untuk dapat menyusunnya, kamu memerlukan kata penghubung. Kata penghubung yang berfungsi menyatakan urutan waktu kejadian seperti di atas adalah kata penghubung temporal.

Apa itu kata penghubung temporal dan apa saja contohnya? Ikuti pembahasan berikut ini.

Kata penghubung adalah kata tugas yang berfungsi menghubungkan kata dengan kata, klausa dengan klausa, kalimat dengan kalimat, atau paragraf dengan paragraf. Kata penghubung biasa disebut juga konjungsi. Sebagaimana terlihat dalam definisinya, kata penghubung dibedakan berdasarkan fungsinya menjadi kata penghubung antarkata, antarklausa, antakalimat, atau antarparagraf.

Kata penghubung antarkalimat adalah kata penghubung yang berfungsi menghubungkan satu kalimat dengan kalimat lainnya. Jadi, kata penghubung ini selalu terletak di awal kalimat. Berdasarkan fungsi penghubungnya, kata penghubung antarkalimat dibagi menjadi beberapa macam, yaitu kata penghubung yang menyatakan: (1) kesimpulan, (2) penambahan, (3) pertentangan, (4) penegasan, dan (5) urutan waktu (temporal).

Kata penghubung temporal adalah kata penghubung yang berfungsi menghubungkan suatu kalimat yang menyatakan suatu kejadian dengan kalimat berikutnya yang menyatakan kejadian lain dalam urutan waktu yang berbeda. Kata penghubung temporal di antaranya adalah setelah itu, sesudah itu, sebelum itu, sebelumnya, kemudian, selanjutnya, dan dalam waktu yang bersamaan.

Perhatikan Contoh

      Sebagai contoh, perhatikan kalimat berikut ini!

Pada kalimat tersebut, terdapat dua kalimat yang menyatakan kejadian atau peristiwa. Kejadian pertama adalah “seluruh mahasiswa baru menyimak kuliah umum dari rektor” sedangkan kejadian kedua adalah “mereka akan mengikuti pengarahan dari masing-masing fakultas”. Kedua kalimat tersebut dihubungkan oleh kata penghubung temporal setelah itu. Maka, itu berarti kejadian pertama terjadi lebih dahulu daripada kejadian kedua.

Hal berbeda dapat dilihat dari contoh kalimat berikut:

Pada kalimat tersebut, terdapat dua kejadian atau peristiwa. Kejadian pertama adalah “sejumlah warga Cidadap dilarikan ke Puskesmas karena keracunan makanan” sedangkan kejadian kedua adalah “mereka mengaku mengonsumsi nasi kotak dari panitia kampanye”. Kedua kalimat tersebut dihubungkan oleh kata penghubung temporal sebelumnya. Maka, itu berarti kejadian pertama terjadi setelah kejadian kedua telah selesai.

Poin Penting

  1. Kata penghubung adalah kata tugas yang berfungsi menghubungkan antarkata, antarfrasa, antarklausa, antarkalimat, atau antarparagraf.
  2. Kata penghubung temporal adalah kata penghubung yang berfungsi menghubungkan suatu kalimat yang menyatakan suatu kejadian dengan kalimat berikutnya yang menyatakan kejadian lain dalam urutan waktu yang berbeda.
  3. Kata penghubung temporal di antaranya adalah setelah itu, sesudah itu, sebelum itu, sebelumnya, kemudian, selanjutnya, dan dalam waktu yang sama.
Advertisement
Kata Penghubung Temporal Antarkalimat | lookadmin | 4.5