Close Klik 2x

Kata Penghubung Intensitas Antarkalimat

Advertisement

Kata Penghubung Intensitas Antarkalimat – Siswa mampu menulis karangan berdasarkan topik tertentu dengan pola pengembangan deduktif dan induktif.

Tujuan
Siswa mampu memahami kata penghubung intensitas antarkalimat dan menggunakannya dalam paragraf.

Pengertian Kata Penghubung

Kata penghubung adalah kata atau ungkapan yang menghubungkan kata dengan kata dalam sebuah kalimat atau menghubungkan kalimat dengan kalimat dalam sebuah paragraf. Kata penghubung disebut juga dengan konjungsi.

Kata penghubung terdiri dua macam, yaitu:
1. Kata penghubung intrakalimat, yaitu kata penghubung yang menghubungkan kata dengan kata dalam sebuah kalimat. Misalnya: dan, atau, tetapi, dan lain-lain.
2. Kata penghubung antarkalimat, yaitu kata penghubung yang menghubungkan kalimat dengan kalimat lain dalam sebuah paragraf. Misalnya: namun, oleh karena itu, namun demikian, dan lain-lain.

Kata Penghubung Intensitas Antarkalimat

Kata penghubung memiliki fungsi yang berbeda-beda. Di antaranya kata penghubung yang berfungsi menunjukkan intensitas yang berbeda antara unsur sebelum dan sesudah kata penghubung tersebut. Kata penghubung tersebut disebut dengan kata penghubung intensitas. Dalam sebuah paragraf, kata penghubung intensitas berfungsi membedakan intensitas kalimat sebelum dan sesudah kata penghubung tersebut. Kalimat setelah kata penghubung memiliki intensitas yang lebih tinggi daripada kalimat sebelum kata penghubung.

Kata penghubung intensitas antarkalimat yang sering digunakan adalah kata penghubung bahkan dan malahan. Kata penghubung bahkan dan malahan memiliki fungsi dan pola yang sama dalam pemakaiannya. Kedua kata penghubung ini dapat digunakan untuk menghubungkan kata dengan kata (intrakalimat) atau kalimat dengan kalimat (antarkalimat).

Contoh Kata Penghubung Intensitas Antarkalimat
Berikut contoh penggunaan kata penghubung intensitas antar kalimat.

  1. Rani menjuarai olimpiade matematika. Bahkan, dia memborong semua medali emas dari berbagai kategori.
  2. Ibu tidak pernah lelah menjaga anaknya. Malahan, ia rela mengorbankan apapun demi anaknya.
  3. Saya tidak menyuruhnya agar jadi bodoh. Justru, saya melatihnya agar semakin pintar.

Dalam kalimat (1), dapat dilihat bahwa kalimat pertama dan kalimat kedua dihubungkan oleh kata penghubung bahkan. Kalimat pertama menunjukkan Rani menjuarai olimpiade matematika. Pada kalimat kedua, dipertegas bahwa Rani memborong semua medali emas dalam olimpiade tersebut. Hal tersebut menunjukkan bahwa “memborong semua medali emas” lebih tinggi intensitasnya daripada sekadar “menjuarai”. Dengan demikian, kalimat kedua memiliki intensitas makna yang lebih tinggi daripada kalimat pertama.

Kata penghubung bahkan dipakai menghubungkan dua kalimat yang maknanya saling memperkuat dan meningkat mutunya.

Dalam kalimat (2), dapat dilihat bahwa kalimat pertama dan kedua dihubungkan oleh kata penghubung malahan. Kalimat pertama menunjukkan bahwa seorang ibu tidak lelah menjaga anaknya. Pada kalimat kedua, dipertegas bahwa ibu rela mengorbankan apapun demi menjaga anaknya. Hal tersebut menunjukkan “mengorbankan apapun” memiliki intensitas yang lebih tinggi daripada “menjaga”. Dengan demikian, kalimat kedua menunjukkan intensitas makna yang lebih tinggi daripada kalimat pertama.

Kata penghubung malahatau malahan digunakan untuk menghubungkan dua kalimat yang hubungannya semakin menurun kualitasnya atau menghubungkan dua kalimat yang menunjuk pada kondisi berbeda, tai tidak sampai bertolak belakang.
Dalam kalimat (3) Kata penghubung justru digunakan untuk menghubungkan dua kalimat memiliki makna saling bertentangan. Kata penghubung justru biasanya menandakan pertentangan yang kuat.

Poin Penting

  1. Kata penghubung adalah kata atau ungkapan yang menghubungkan kata dengan kata dalam sebuah kalimat (intrakalimat) atau kalimat dengan kalimat dalam sebuah paragraf (antarkalimat).
  2. Kata penghubung intensitas antarkalimat berfungsi membedakan intensitas kalimat sebelum kata penghubung dengan kalimat setelahnya. Kalimat kedua menunjukkan intensitas yang lebih tinggi daripada kalimat pertama. Contoh kata penghubung intensitas antarkalimat adalah bahkan ,malahan, dan justru.
Advertisement
Kata Penghubung Intensitas Antarkalimat | lookadmin | 4.5