Close Klik 2x

Kata Berimbuhan me-, di-, dan ber- dalam Paragraf

Advertisement

Kata Berimbuhan me-, di-, dan ber- dalam Paragraf – Siswa mampu menulis gagasan secara logis dan sistematis dalam bentuk ragam paragraf dengan memahami pemakaian kata berimbuhan me-, di-, dan ber- dalam paragraf.

Sebelum memulai pembahasan topik ini, bacalah teks berikut ini dengan cermat.

Pagi itu hari cerah. Udara seperti gelas jernih. Benih-benih bergerak di dalamnya, tidak bersuara. Angin gunung dan bau cemara meresap menyusup dalam tubuh. Terasa badan jadi udara, mengapung. Kami duduk di teras hotel. Bayangan. Meja, kursi, kakinya (dia), gelas (kami minum kopi panas) semua turut terangkat di udara. Teras hotel, pekarangan, pohon-pohon cemara, pegunungan dan kami sendiri, lukisan di belakang gelas. Tak bersuara. Sesekali lahar di lereng Merapi mengkilap disentuh ombak sinar pagi. Bukan lukisan. Hanya uap kopi dan kepul asap sigaret yang mengingatkan bahwa kami adalah makhluk hidup. Dan jauh ke bawah, ke selatan dan ke timur, dataran Yogya membentang. Ada manusia. Jutaan. Ada Malioboro. Tapi tak kedengaran.

(”Kembang Gerbera”, Sitor Situmorang)

Setelah membaca teks tersebut, dapatkah kalian menyebutkan atau menentukan kata berimbuhan pada teks itu? Apa saja kata yang berimbuhan me-, di-, dan ber-? Lalu, apa sebenarnya makna imbuhan bagi kata tersebut?

Pertanyaan itu akan kita jawab bersama-sama dengan memahami topik tentang kata berimbuhan me-, di-, dan ber- ini. Imbuhan atau dikenal juga dengan sebutan afiks terbagi ke dalam empat macam, yaitu prefiks (awalan), sufiks (akhiran), konfiks (awalan dan akhiran), dan infiks (sisipan). Imbuhan merupakan bubuhan yang berupa awalan, akhiran, sisipan pada kata dasar untuk membentuk kata baru.

Adapun kata berimbuhan merupakan morfem terikat yang digunakan dalam bentuk dasar untuk menghasilkan kata baru. Bentuk dasar yang dimaksud dalam kata berimbuhan adalah morfem bebas. Jadi, kata berimbuhan berasal dari gabungan morfem bebas dan morfem terikat. Contoh morfem bebas misalnya, bisa, baca, tulis dan morfem terikat selalu membutuhkan morfem lain, tidak dapat berdiri sendiri, seperti me- dan -kan.

Imbuhan me-, di-, dan ber- termasuk ke dalam bentuk prefiks yaitu awalan. Perhatikanlah contoh kata berimbuhan dan maknanya berikut ini.

Makna awalan me(N)-

1) Melakukan perbuatan
Contoh: menjual, mencari, menilai, membeli, merawat

2) Melakukan perbuatan dengan alat
Contoh: mencangkul, mengail, menyabit

3) Menjadi atau dalam keadaan
Contoh: meluap, meninggi, menurun

4) Membuat kesan, seolah-olah
Contoh: mengalah, membisu

5) Menuju ke
Contoh: menepi, melaut, mendarat

6) Mencari
Contoh: merotan, mendamar
Sebagai contoh penggunaan imbuhan me(N)-, kalian dapat memperhatikan kata-kata berikut ini.

Makna awalan ber-
1) Melakukan perbuatan
Contoh: berdandan, berbaur, bernyanyi

2) Mempunyai
Contoh: beratap, bersayap, beruang, berambut, berhasil,

3) Memakai/menggunakan/mengendarai
Contoh: bersepeda, bersandal, berbaju

4) Mengeluarkan
Contoh: berbau, berbunyi, berkata, bertelur

5) Berada dalam keadaan
Contoh: bergegas, beramai-ramai

6) Menyatakan sifat atau sikap mental
Contoh: berbaik hati, berbahagia, bersedih

7) Menyatakan ukuran, jumlah
Contoh: berminggu-minggu berbulan-bulan, bermeter-meter, berlima
Makna awalan di-
Awalan di- bermakna perbuatan pasif. Perbuatan tersebut sebagai kebalikan dari awalan me(N)- yang bermakna aktif.
Contoh: dibeli, dibaca, dijual, dijemur

Perhatikan kalimat berikut ini.

Kalimat aktif
Ibu sedang menemani Dea di taman bermain.

Kalimat pasif
Dea ditemani oleh Ibu di taman bermain.

Selain itu, kalian juga perlu memperhatikan dan membedakan penulisan di sebagai imbuhan dan kata depan. Imbuhan harus bersatu dengan kata dasar, seperti ditulis, dimakan, diminum, dan sebagainya. Adapun penulisan kata depan di harus dipisah, seperti di mana, di sana, di depan, dan sebagainya.

Poin Penting

1.Imbuhan merupakan morfem terikat yang digunakan dalam bentuk dasar atau bubuhan yang berupa awalan, akhiran, sisipan pada kata dasar untuk membentuk kata baru.

2. Imbuhan mempengaruhi arti pada kata yang dilekatinya.

Kata Berimbuhan me-, di-, dan ber- dalam Paragraf | lookadmin | 4.5