Karakteristik Paragraf Deskriptif

Karakteristik Paragraf Deskriptif – Siswa mengenal karakteristik paragraf deskriptif.

Kalian tentu pernah bercerita mengenai suatu hal yang menarik atau mungkin kejadian yang terjadi kepada orang lain. Saat itu kalian akan berusaha menjelaskan detail demi detail agar cerita kalian mirip dengan kejadian yang sesungguhnya. Nah, Dalam tulisan, kalian akan menggunakan paragraf jenis deskriptif dalam menjelaskan kejadian yang kalian alami tersebut.

Paragraf deskriptif adalah salah satu paragraf yang dibedakan berdasarkan bentuk, isi, dan cara penyajian informasi. Sesuai dengan asal bahasanya, yaitu description, paragraf jenis ini memiliki bentuk khas, yaitu melakukan perincian atau penggambaran atas objek yang dijelaskan. Penjabaran yang dilakukan oleh paragraf ini mampu menampilkan bayangan/gambaran di benak pembaca terkait objek yang disampaikan seakan-akan pembaca melihat, mendengar, atau merasakan langsung objek tersebut.

Agar objek yang disampaikan tergambar dengan jelas, sebuah paragraf deskriptif haruslah menggunakan kata-kata secara jelas, lugas, dan terperinci/detail. Paragraf deskriptif haruslah menghindari kata-kata yang bermakna konotatif. Sebagai gantinya, kata-kata yang digunakan lebih mengacu suatu keadaan, bentuk, ukuran, warna, dan bau. Hal ini bertujuan agar pembaca dapat dengan lebih mudah memahami gambaran objeknya. Atas dasar itulah, paragraf deskriptif erat digunakan dalam teks-teks cerita (naratif) karena mampu memberikan kekuatan dalam unsur intrinsik latar.

Karakteristik bahasa paragraf deskriptif:

1. Menggunakan bahasa yang jelas dan lugas.

2. Menggunakan kata-kata yang khusus untuk merinci atau mendetailkan sesuatu.

3. Menghindari kata-kata konotasi.

4. Banyak menggunakan kata sifat atau keadaan.

Karakteristik paragraf deskriptif secara stuktur:

1. Gagasan utama tersebar dalam seluruh kalimat.

2. Paragraf memberikan gambaran tentang sesuatu.

Perhatikan contoh-contoh berikut!

A. Sebuah tempat tidur ukuran *king size diletakkan tepat di depan pintu masuk. Sampah bekas makanan tercecer di setiap penjuru rumah. Baju-baju berhamburan. Udara ruangan itu pun pengap*

Paragraf tersebut memberikan gambaran objek khusus yang berupa ruangan, benda, atau tempat. Seluruh kata-kata dalam paragraf tersebut adalah menggambarkan objek secara detail.

B. Gadis itu duduk di sampingku. Kakinya ia silangkan dan tatapannya ke depan. Jilbabnya yang berwarna biru muda bergerak sesekali.

Paragraf ini memberikan gambaran objek dengan cara apa adanya atau sebenarnya tanpa ditambah unsur-unsur relatif atau pendapat pribadi penulis. Penggambaran ini lebih luas dari contoh yang pertama.

C. Jika saja sampah tidak banyak mengumpul di setiap sudut jalan, kota ini pasti indah. Pengemis dan pengamen yang berkumpul di perempatan lampu merah itu juga semakin membuat kota terasa tidak nyaman. Terlebih cuaca kota ini begitu panas.

Paragraf di atas menggambarkan objek dengan melakukan tafsiran atau kesan dan perasaan pribadi penulis.

Dari contoh-contoh di atas, alian tentu semakin mengenal karakteristik paragraf deskripsi. Mari berlatih untuk lebih memahami paragraf deskriptif.

Poin Penting

Berdasarkan hal-hal yang telah diuraikan sebelumnya, kita dapat menyimpulkan beberapa hal terkait karakteristik paragraf deskriptif, yaitu:

1. Paragraf menggambarkan atau melukiskan sesuatu.

2. Penggambaran tersebut dilakukan dengan melibatkan kesan indra.

3. Membuat pembaca atau pendengar melihat, merasakan, atau mengalami sendiri objek yang dibahas.

4. Menggunakan kata-kata yang mengacu warna, ukuran, bentuk, dan keadaan suatu objek secara terperinci.

Karakteristik Paragraf Deskriptif | lookadmin | 4.5