Close Klik 2x

Karakteristik Kalimat Opini

Advertisement

Karakteristik Kalimat Opini -Siswa dapat mengetahui karakteristik kalimat opini dan mencatat isi laporan yang berupa opini.

Adik-adik apa kabar? Pernahkah kamu terlibat dalam sebuah keadaan di mana kamu dan kawan kamu berbeda pendapat dalam menilai sesuatu? Misalnya saja ketika kita melihat awan bergumul kehitaman, kamu langsung bilang akan turun hujan. Berbeda dengan kamu, kawanmu bilang bahwa hari ini tidak akan turun hujan karena dia telah menonton prakiraan cuaca tadi pagi.

Kalian lalu saling melempar pendapat masing-masing hingga akhirnya fakta hujan akan turun pun tidak terjadi.

Itulah yang disebut dengan persepsi. Masing-masing dari kita langsung memberi tanggapan berbeda atas terjadinya sesuatu. Maka dari itu, perbedaan pendapat itu merupakan anugerah yang luar biasa dari Tuhan.

Nah, pada saat kita menanggapi sebuah.laporan, kita bisa menafsirkan informasi yang disimak dengan cara yang berbeda-beda. Maka dari itu, pendapat merupakan sikap, pandangan, atau tanggapan seseorang terhadap suatu fakta. Kebenaran sebuah pendapat itu relatif karena dipengaruhi unsur pribadi yang bersifat subjektif. Baik berupa pertimbangan-pertimbangan maupun saran-saran. Dalam beberapa kesempatan lain, Pendapat sering disebut sebagai opini, gagasan, atau argumentasi.

Opini dikeluarkan seseorang untuk menjawab pertanyaan bagaimana. Seseorang mengajukan opini dapat berupa saran, kritik, tanggapan, nasihat, atau ajakan. Oleh sebab itu, dalam masyarakat kita, perbedaan pendapat itu sangat dijunjung tinggi asalkan tidak menyinggung pendapat sebagian orang lainnya.

Contoh Opini:

Gempa kedua diperkirakan merenggut nyawa ratusan orang.

Penjelasan: Pernyataan tersebut merupakan sebuah perkiraan penulis itu sendiri, tanpa disertai bukti yang kuat dan data yang valid.

Ciri-Ciri Opini

Setiap laporan seringkali disisipi opini penulis atau penyampai pesan. Untuk mengenal apakah pernyataan tersebut merupakan opini atau bukan, kita harus jeli dalam membedakannya. Beberapa pernyataan opini seringkali memakai kata kunci seperti:
– bisa jadi
– sangat
– tidak mungkin
– sebaiknya
Selain kata-kata di atas, karakteristik opini juga dapat dikenali dari beberapa hal berikut ini:
a. Adanya ungkapan yang menunjukan subjektivitas seseorang, seperti menurut saya, sebaiknya, mungkin, bisa jadi, dsb.
b. Biasanya menjawab pertanyaan bagaimana
c. Belum diketahui kebenarannya
d. Masih berupa pemikiran, pendirian, gagasan, harapan, atau usulan (Subjektif)
e. Tidak ada bukti yang kuat
Kita lihat lagi contoh opini selanjutnya dalam sebuah percakapan berikut ini.

Penjelasan:
Dalam percakapan tersebut, nampak Nurul dan Amin belum bisa memastikan pernyataan yang mereka ucapkan. Beberapa kali mereka menggunakan kata-kata subjektivitas seperti bisa saja, sangat, dan sebaiknya. Dalam keadaan demikian, kalimat opini sering keluar.

Poin Penting

Pendapat seseorang yang didasarkan pada penelitian dan penemuan, didukung oleh data dan argumentasi disebut teori.

Karakteristik Kalimat Opini | lookadmin | 4.5