Close Klik 2x

Karakteristik Gurindam

Advertisement

Karakteristik Gurindam – Membahas ciri-ciri dan nilai-nilai yang terkandung dalam gurindam.

Tujuan
Siswa mampu memahami karakteristik gurindam.

Kalian tentunya sudah mengenal pantun. Pantun adalah salah satu jenis sastra lama. Jenis lainnya adalah gurindam. Nah, pada topik ini dan beberapa topik ke depan kita akan mengulas tentang gurindam.

Pengertian Gurindam

Gurindam adalah salah satu jenis puisi Melayu lama yang berbentuk dua seuntai berima a-a. Gurindam berasal dari bahasa Tamil (India). Gurindam terdiri dua larik yang memiliki akhir bunyi yang sama (rima a-a). Larik pertama adalah sebab, sedangkan larik kedua adalah akibat. Gurindam biasanya berisi nasihat atau ajaran moral untuk pembacanya. Pada mulanya, gurindam ditulis tanpa diketahui pengarangnya (anonim). Namun, kemudian banyak gurindam yang ditulis dan terkenal, seperti Gurindam 12 karya Raja Ali Haji.

Karakteristik Gurindam

Gurindam memiliki karakteristik sebagai berikut.
1. Terdiri dari dua larik;
2. Memiliki akhir bunyi yang sama (rima a-a);
3. Jumlah suku kata dalam setiap larik terdiri atas 10-14 suku kata;
4. Hubungan larik pertama dan kedua adalah hubungan sebab-akibat;
5. Berisi nasihat atau ajaran hidup.

Contoh Gurindam

Jika kelak tak ingin hidup sesat
Perbanyak baca latihlah siasat

Jika kelak tak ingin hidup melarat
Perbanyaklah kawan dan sahabat

      Di atas terdapat dua contoh gurindam. Keduanya memiliki karakteristik yang sama. Masing-masing gurindam terdiri atas dua larik. Larik pertama disebut dengan sebab dan larik kedua disebut akibat. Larik pertama dan kedua saling berhubungan dan berisi nasihat atau ajaran hidup untuk seseorang. Adapun jumlah suku kata dalam larik dapat dilihat sebagai berikut.

Ji-ka ke-lak tak i-ngin hi-dup se-sat : 11 suku kata
Per-ba-nyak ba-ca la-tih-lah si-a-sat : 11 suku kata

Ji-ka ke-lak tak i-ngin hi-dup me-la-rat : 12 suku kata
Per-ba-nyak-lah ka-wan dan sa-ha-bat : 10 suku kata

      Pada gurindam yang pertama, disebutkan bahwa jika kelak tak ingin hidup sesat, perbanyaklah baca dan latihlah siasat. Hal tersebut menunjukkan bahwa kita harus banyak membaca dan berlatih siasat agar kelak hidup dengan baik dan tidak tersesat. Sedangkan pada gurindam yang kedua, disebutkan bahwa jika kelak tak ingin hidup melarat, maka perbanyaklah kawan dan sahabat. Gurindam tersebut berisi nasihat bahwa kita harus memperluas pergaulan agar banyak teman dan sahabat. Dengan banyaknya teman dan sahabat, maka kelak hidup akan lebih mudah (tidak melarat).

Poin Penting

  1. Gurindam adalah salah satu jenis puisi Melayu lama yang berbentuk dua seuntai berima a-a
  2. Karakteristik gurindam adalah terdiri dari dua larik, berima a-a, jumlah suku kata dalam setiap larik terdiri atas 10-14 suku kata, hubungan lariknya termasuk sebab-akibat, serta berisi nasihat.
Karakteristik Gurindam | lookadmin | 4.5