Karakteristik Cerita Pengalaman

Advertisement

Karakteristik Cerita Pengalaman – Siswa mampu memahami karakteristik cerita pengalaman.

Cerita pengalaman adalah cerita tentang kejadian istimewa yang dialami oleh pencerita. Bila dilihat dari kata-kata yang digunakan atau dari suasana yang dibangun, sebuah cerita pengalaman bisa digolongkan ke dalam jenis cerita unik, lucu, sedih, gembira, haru, seram, dll.

Tokoh utama cerita pengalaman adalah pencerita sendiri. Tokoh tambahan di dalam cerita pengalaman adalah orang-orang yang dekat dalam kehidupan pencerita seperti ayah, ibu, adik, kakak, atau sahabat pencerita. Cerita pengalaman menekankan kejadian istimewa yang terjadi dan kesan yang dirasakan oleh pencerita. Karakter tokoh tambahan di dalam cerita pengalaman tidak digali terlalu dalam.

Cerita pengalaman diceritakan dengan runtut dengan alur maju agar mudah dipahami pembaca. Latar belakang waktu untuk cerita pengalaman bisa malam, pagi, atau siang. Biasanya, cerita yang menyeramkan berlatar belakang waktu malam hari, sedangkan cerita lucu atau gembira berlangsung di pagi atau siang hari.

Perhatikan Contoh

Mari berlatih menentukan karakteristik cerita pengalaman dari kisah di bawah ini!

Cerita di atas merupakan sebuah pengalaman yang dialami oleh pencerita (tokoh saya) saat bermain sepeda ke Danau Sunter bersama dua temannya, yaitu Andi dan Dito. Pencerita bercerita tentang ketakjubannya terhadap penampilan para atlet ski air yang sedang berlatih di danau tersebut.

Poin Penting

Kegiatan rutin bisa menjadi cerita pengalaman yang menarik bila terdapat suatu kejadian istimewa di dalamnya.

Contoh:
Ketika sedang mengerjakan PR, seekor cicak jatuh dari langit-langit ke tanganku.

Mengerjakan PR adalah suatu kegiatan yang sehari-hari, namun cicak jatuh ke tangan kita adalah kejadian yang istimewa.

Advertisement
Karakteristik Cerita Pengalaman | lookadmin | 4.5