Kalimat Efektif dan Kalimat Tidak Efektif

Kalimat Efektif dan Kalimat Tidak Efektif

A. Kalimat Efektif

Kalimat efektif adalah kalimat yang mudah dipahami dan dimengerti orang lain serta memiliki makna yang tepat sesuai dengan ide atau gagasan pemakainya.

Ciri-ciri kalimat efektif

1. Struktur kalimat

Kalimat efektif adalah kalimat yang memiliki unsur gramatikal, yaitu minimal subjek dan predikat.

Contoh:

  • Bagi yang merasa kehilangan kunci sepeda motor, harap ke ruang pengumuman. (tidak efektif)
  • Yang merasa kehilangan kunci sepeda motor harap ke ruang pengumuman. (kalimat efektif)

2. Pemilihan Kata

Kesalahan dalam pemilihan kata akan mengaburkan makna atau memiliki banyak makna.

Contoh:

  • Belajar dengan jujur dapat meningkatkan prestasi akademik. (kalimat tidak efektif)

Kalimat tersebut tidak efektif karena menggunakan kata jujur sebagai kata penjelas. Kata yang tepat menerangkan kata belajar adalah rajin/tekun/giat/keras.

  • Belajar dengan tekun dapat meningkatkan prestasi akademik. (kalimat efektif)

3. Kesejajaran bentuk

Yaitu penggunaan imbuhan dan jenis kata yang sama.

Contoh:

  • Hari ini saya melakakukan kegiatan mengetik tugas, peminjaman buku di perpustakaan, dan membuat daftar pustaka. (kalimat tidak efektif)

Imbuhan dalam kata tercetak miring tidak sejajar, yaitu imbuhan me- (jenis kata kerja), pe-an (kata benda), dan me- (kata kerja).

Agar kalimat tersebut menjadi efektif, imbuhannya harus diubah menjadi imbuhan me- atau pe-an, atau menjadikannya kata yang sejenis.

  • Hari ini saya melakukan kegiatan mengetik tugas, meminjam buku di perpustakaan, dan membuat daftar pustaka. (kalimat efektif)
  • Hari ini saya melakukan kegiatan pengetikan tugas, peminjaman buku di perpustakaan, dan pembuatan daftar pustaka. (kalimat efektif)

4. Kesejajaran makna

Sebuah kalimat efektif harus memiliki kesejajaran makna.

Contoh:

  • Dia bersalaman-salaman. (kalimat tidak efektif)

Agar kalimat tersebut manjadi efektif kata dia harus diganti mereka.

Kata bersalam-salaman memiliki makna saling sehingga tidak bisa dilakukan sendiri. Dengan demikian, subjeknya harus diganti kata mereka atau dapat juga dengan menambahkan keterangan menyerta dengan masyarakat sekitar.

  • Mereka bersalam-salaman. (kalimat efektif)
  • Dia bersalam-salaman dengan masyarakat sekitar. (kalimat efektif)

5. Satu makna

Contoh:

  • Halaman rumah profesor yang baik itu akan segera dijadikan taman penelitian. (kalimat tidak efektif)

Kalimat di atas tidak efektif karena memiliki makna ganda atau ambigu.

Makna 1. Halaman rumah yang baik milik professor akan segera dijadikan taman penelitian.

Makna 2. Halaman rumah milik professor yang baik akan segera dijadikan taman penelitian.

6. Logis

Ide kalimat dapat dengan mudah dipahami oleh orang lain.

Contoh:

  • Untuk mempersingkat waktu, kami lanjutkankan acara ini. (tidak efektif)
  • Untuk menghemat waktu, kami teruskan acara ini. (efektif)

B. Kalimat Tidak Efektif

Kalimat tidak efektif merupakan kalimat yang rancu. Kerancuan ini disebabkan karena adanya kesalahan struktur, pilihan kata, ketidaksejajaran makna,ketidaksejajaran bentuk, keambiguan makna, dan tidak logis.

Kalimat Efektif dan Kalimat Tidak Efektif | lookadmin | 4.5