Close Klik 2x

Jenis- Jenis dan Ciri-ciri Cerita Rakyat

Advertisement

Jenis- Jenis dan Ciri-ciri Cerita Rakyat – Cerita rakyat sering disebut dengan istilah folkore. Menurut Balai Bahasa, folkor paduan dari bentuk asal folk dan lore. Folk berarti rakyat/bangsa/kelompok yang memiliki ciri pengenal fisik sosial dan kebudayaan. lore adalah adat atau khazanah pengetahuan yang diwariskan turun temurun lewat tutur kata, melalui contoh, atau perbuatan. Dengan kata lain, secara umum folkor dapat diberi makna bagian kebudayaan yang tersebar dan diadatkan turun temurun dengan cara lisan atau dalam bentuk perbuatan.

Ciri-ciri cerita rakyat :
1. Anonim
2. Diceritakan dari mulut ke mulut (secara lisan)
3. Milik masyarakat.
4. Sebagian besar bersifat istana sentris (kerajaan)

Jenis cerita rakyat :

1. Fable

Fable meupakan jeis cerita rakyat yang pelaku atau tokoh dalam cerita adalah hewan.

Contoh:

  • Kancil dan Buaya
  • Kancil dan Harimau

2. Legenda

Legenda merupkan cerita rakyat yang mngiahkan asl-usul nama tempat/daerah.

Contoh :

  • Danau Toba
  • Surabaya

Peristiwa itulah kemudian tempat tersebut dijuluki kota Surabaya dan dijadikan lambang kota Madya Surabaya yaitu gambar ikan Sura dan buaya.

3. Mithe

Mithe adalah cerita rakyat yang mengisahkan kehidupan dewa-dewi.

Contoh :

  • Jaka Tarub
  • Raja Omas dan Bidadari

4. Sage

Sage adalah bentuk cerita rakyat yang bercerita tentang kepahlawanan.

Contoh :

  • Si Jampang Jago Betawi
Jenis- Jenis dan Ciri-ciri Cerita Rakyat | lookadmin | 4.5