Identifikasi Bentuk Fisik dan Isi Buku

Identifikasi Bentuk Fisik dan Isi Buku – Siswa mampu mengidentifikasi wajah, identitas, dan isi buku pengetahuan.

Kamu tentu pernah membaca buku pengetahuan, bukan? Seperti yang kita tahu bahwa buku memiliki manfaat yang sangat penting, apalagi buku pengetahuan. Dengan membaca buku, wawasan kita semakin terbuka, bahkan kita pun dapat melihat dunia.

Jenis buku pengetahuan antara lain buku tentang kesehatan, psikologi, pertanian, teknologi, peternakan, dan agama. Buku-buku tersebut dinamakan buku pengetahuan karena jelas memuat tulisan-tulisan ilmiah yang logis dan sistematis serta memberikan manfaat bagi pembacanya.

Setelah membaca buku sampai tuntas, ada baiknya jika kita dapat merangkum lalu menanggapi isi buku dan memberitahukan kepada khalayak umum tentang kelayakan membaca buku tersebut. Proses tersebut biasa kita kenal dengan istilah resensi. Namun, sebelum beranjak pada tahap-tahap tadi, terlebih dahulu kamu harus mengetahui tahap mengidentifikasi bentuk fisik dan isi buku seperti yang akan kamu pelajari kali ini.

Dalam meresensi sebuah buku pengetahuan, tahap pertama yang harus kamu ketahui adalah bentuk fisik buku. Bentuk fisik buku dapat diidentifikasi ketika pertama kali kamu memegang dan membuka-buka buku tersebut walaupun belum membacanya sama sekali. Bentuk fisik buku terdiri atas unsur-unsur di bawah ini.

1. Kulit buku/sampul (cover) yang menjelaskan jenis kulit/sampul yang digunakan, baik soft cover atau hard cover, dan menjelaskan hal-hal lainnya yang terdapat pada kulit buku bagian depan dan belakang.

Perhatikan contoh kulit buku di bawah ini!

Kamu dapat menjelaskan secara detil tulisan dan gambar yang dimuat pada kulit buku bagian depan dan belakang sesuai apa yang kamu lihat.

2. Ilustrasi, yaitu dengan menjelaskan gambar, baik foto maupun lukisan, yang disajikan dalam isi buku untuk menarik pembaca, misalnya gambar berikut.

Gambar di atas merupakan salah satu ilustrasi yang menggambarkan seorang reporter lapangan yang sedang menyampaikan berita secara langsung. Gambar tersebut dibuat untuk memberitahu pembaca situasi sebenarnya pengambilan berita di lapangan.

3. Tata letak yang mencakup seluruh letak penulisan bagian-bagian dalam buku, misalnya pada gambar berikut.

Gambar di atas menjelaskan salah satu tata letak isi buku yang pada setiap bab selalu diawali penulisan judul bab pada lembar sebelum bab tersebut dimulai.

4. Ukuran buku, misalnya 16 x 21 cm

5. Identitas buku yang dapat diketahui dari lembar hak cipta buku yang terletak di belakang halaman judul. Identitas buku terdiri atas hal-hal berikut.

  • Judul buku
  • Pengarang
  • Penerjemah (jika buku terjemahan)
  • Penerbit
  • Tahun terbit
  • Jumlah halaman
  • Kode ISBN

Perhatikan contoh identitas buku berikut!

Selain bentuk fisik, kamu pun harus mengetahui isi buku. Cara mengetahui isi buku secara detil tentu saja dilakukan dengan membaca seluruh isi buku tersebut. Namun, untuk mengetahui gambaran umum dan selintas isi buku dapat dilakukan dengan melihat sinopsis yang tertera pada kulit buku bagian belakang atau agar lebih jelas bisa dengan membaca daftar isi buku tersebut. Misalnya pada buku Jurnalistik Televisi di atas, kita dapat mengidentifikasi isi buku tersebut berupa:

Buku Jurnalistik Televisi setebal 235 halaman tersebut memuat hal-hal mendasar mengenai jurnalistik dalam media televisi. Mulai dari sejarah keberadaan televisi yang merupakan media yang baru muncul setelah media cetak dan radio dan munculnya sosok seorang reporter dalam media televisi, penjelasan mengenai berita yang mencakup berita khusus untuk disiarkan di televisi dan cara memilih berita, penjelasan cara menulis naskah berita untuk disiarkan di televisi, cara meliput berita yang dimulai dari persiapan mencari berita sampai dengan siap diliput, penjelasan format dan proses penyiaran secara menyeluruh, penjelasan standar prosedur pengoperasian bagi reporter dan penyiar, dan terakhir penjelasan tentang struktur organisasi kerja bagian pemberitaan mulai dari pembetukan struktur organisasi hingga pembagian ranah kerja untuk direktur, wakil direktur, penulis berita, pembantu redaksi, penyiar, reporter, dan editor.

Poin Penting

      Meresensi buku berarti melakukan tahap-tahap membaca buku sampai tuntas, lalu merangkum isi buku, menanggapi isi buku, dan memberitahukan kepada khalayak umum tentang kelayakan membaca buku tersebut.

Bentuk fisik buku terdiri atas hal-hal berikut.

  1. Kulit buku (cover) yang menjelaskan jenis kulit yang digunakan, baik soft cover atau hard cover, dan menjelaskan gambar dan tulisan yang terdapat pada kulit buku bagian depan dan belakang.
  2. Ilustrasi dengan menjelaskan gambar yang disajikan dalam isi buku untuk menarik pembaca.
  3. Tata letak yang mencakup seluruh letak penulisan bagian-bagian dalam buku.
  4. Ukuran buku.
  5. Identitas buku terdiri atas hal-hal berikut.

Gambaran umum dan selintas terhadap isi buku dapat diketahui dengan melihat sinopsis yang tertera pada kulit buku bagian belakang atau dengan membaca daftar isi buku.

Identifikasi Bentuk Fisik dan Isi Buku | lookadmin | 4.5