Close Klik 2x

Hukum III Newton

Advertisement

Hukum III Newton – Pada topik sebelumnya, kalian telah belajar tentang hukum II Newton. Pada topik ini kalian akan belajar hukum III Newton. Perhatikan ketika kalian mendorong dinding? Bagaimana gaya-gaya yang bekerja saat kalian mendorong dinding? Simak ulasan berikut.

Ketika kalian mendorong dinding, berarti tangan kalian memberikan gaya pada dinding. Pada saat yang bersamaan, dinding mengerjakan gaya pada tangan kalian dengan arah yang berlawanan. Besar gaya yang diberikan dinding kepada tangan sama dengan gaya yang diberikan tangan kepada dinding. Gaya dorongan yang kalian berikan disebut gaya aksi, sebaliknya gaya yang diberikan dinding kepada tangan disebut gaya reaksi.
Perumusan gaya aksi dan reaksi ini dinyatakan oleh Sir Isaac Newton sebagai hukum III Newton. Berikut ini pernyataan hukum III Newton. “Jika benda A mengerjakan gaya pada benda B, pada saat yang bersamaan benda B mengerjakan gaya pada benda A dengan besar yang sama dan arah berlawanan”. Secara sederhana interaksi antara A dan B dapat kalian lihat pada gambar di bawah ini.

Gaya yang diberikan A kepada AB (FAB) disebut sebagai gaya aksi dan gaya yang diberikan B kepada A (FBA) disebut sebagai gaya reaksi. Hubungan antara gaya aksi-reaksi secara matematis dituliskan sebagai berikut.

Faksi=Freaksi

Tanda negatif (-) menunjukkan bahwa gaya reaksi berlawanan arah dengan gaya aksi. Hukum III Newton juga biasa disebut sebagai hukum aksi-reaksi. Berikut ini merupakan hal-hal penting yang perlu diperhatikan dalam menentukan gaya aksi-reaksi.

1. Gaya aksi-reaksi bekerja pada dua buah benda yang berbeda.
2. Ada interaksi gaya antara kedua benda tersebut.

Untuk lebih memahami konsep gaya aksi-reaksi, tinjaulah sebuah benda yang diletakkan di atas meja seperti gambar berikut. Tentukan pasangan gaya aksi-reaksi pada sistem tersebut.

W adalah gaya berat benda yang merupakan hubungan percepatan gravitasi terhadap massa benda. Berat benda ini akan menekan meja dengan gaya tekan sebesar K. Pada saat bersamaan, meja akan menahan benda sebagai gaya normal (N).
Dengan demikian, pasangan gaya aksi-reaksi dari gaya-gaya di atas dapat disimpulkan sebagai berikut.

W=Fg  N=K 

Pada keadaan setimbang W = N. Mungkin kalian akan berpikir bahwa W dan N adalah pasangan aksi-reaksi, hal ini tidaklah benar. Mengapa demikian? Ingatlah, untuk menentukan pasangan aksi-reaksi harus ada interaksi langsung antara kedua benda. Sementara W timbul karena interaksi antara benda dengan bumi, sedangkan N merupakan gaya reaksi oleh benda yang menekan permukaan meja sebesar K.

Nah coba amati gaya aksi-reaksi di sekitarmu, diskusikanlah dengan teman-temanmu.

Hukum III Newton | lookadmin | 4.5