Hukum Gay Lussac

Hukum Gay Lussac – Dalam topik ini membahas tentang hukum-hukum dasar kimia yaitu hukum Gay Lussac (hukum perbandingan volum).

Mari cermati kembali hukum Gay Lussac yang menyatakan

Hukum Gay Lussac

“pada suhu dan tekanan yang sama,perbandingan volume gas-gas yang bereaksi dan gas hasil reaksi merupakan bilangan bulat dan sederhana”

Hukum ini dikemukakan oleh Joseph Louis Gay Lussac pada tahun 1808. Kemudian dikenal dengan hukum Gay Lussac. Perbandingan volum gas-gas pada reaksi sesuai dengan perbandingan koefisien reaksinya, hukum ini hanya berlaku untuk reaksi gas yang susunannya sederhana.

Hukum pertama berkaitan dengan volume sebelum dan sesudah reaksi kimia. Sedangkan hukum kedua menjelaskan hubungan tekanan dan tempertatur dalam gas yang sering disebut sebagai hukum Amontons. Hukum ini dapat dibuktikan melalui teori kinetik gas. Temperatur adalah ukuran rata-rata energi kinetik. Jika energi kinetik gas meningkat, maka partikel-partikel gas yang bertumbukan dengan dinding akan semakin cepat pula.

Hukum Gay Lussac | lookadmin | 4.5