Close Klik 2x

Hidrolisis Garam dalam Kehidupan

Advertisement

Hidrolisis Garam dalam Kehidupan – Pada topik-topik sebelumnya, kalian telah mempelajari tentang hidrolisis garam. Dalam topik-topik itu, kalian telah mengetahui bahwa garam yang terhidrolisis jika bereaksi dengan air dapat dibedakan menjadi seperti berikut.
1. Garam yang berasal dari asam kuat dan basa lemah
Nilai pH garam yang berasal dari asam kuat dan basa lemah dipengaruhi oleh harga Kb dan konsentrasi garam itu sendiri.
2. Garam yang berasal dari asam lemah dan basa kuat
Nilai pH garam yang berasal dari asam lemah dan basa kuat dipengaruhi oleh harga Ka dan konsentrasi garam itu sendiri.
3. Garam yang berasal dari asam lemah dan basa lemah
Nilai pH garam yang berasal dari asam lemah dan basa lemah dipengaruhi oleh harga Ka dan Kb asam dan basa pembentuk garam itu sendiri.
Setiap garam yang terhidrolisis memiliki nilai pH yang berbeda-beda.
Pada topik kali ini, kalian akan mempelajari penerapan dari hidrolisis garam itu dalam kehidupan sehari-hari. Hidrolisis garam mempunyai banyak manfaat, bahkan mungkin tanpa sadar kita telah menerapkan hidrolisis garam dalam kehidupan sehari-hari.
Berikut ini beberapa contoh penerapan hidrolisis garam dalam kehidupan sehari-hari.

1. Pemutih Pakaian

Kita sering menggunakan bayclin untuk memutihkan pakaian. Produk ini mengandung sekitar 5% NaOCl yang sangat reaktif yang dapat menghancurkan pewarna, sehingga pakaian menjadi putih kembali. Garam NaOCl berasal dari HOCl (asam lemah) dan NaOH (basa kuat).

NaOCl + H₂O → Na+ + OCl

OCl akan terhidrolisis, sedangkan Na+ tidak terhidrolisis. Jadi, garam NaOCl yang menjadi bahan untuk membuat bayclin mengalami hidrolisis parsial. Garam yang dihasilkan bersifat basa.

2. Penjernihan Air

Penjernihan air minum oleh PAM berdasarkan prinsip hidrolisis. Proses penjernihan ini menggunakan senyawa aluminium fosfat. Garam aluminium fosfat berasal dari asam lemah dan basa lemah, sehingga garam ini mengalami hidrolisis total bila direaksikan dengan air.

3. Sebagai Pupuk

Agar tanaman tumbuh dengan baik, pH tanaman harus dijaga. pH tanah pada lahan pertanian harus disesuaikan dengan pH tanamannya. Untuk menjaga pH-nya agar tetap sama, diperlukan pupuk agar tidak terlalu asam atau basa. Biasanya para petani menggunakan senyawa (NH₄)₂SO₄ untuk menurunkan pH tanah. Garam (NH₄)₂SO₄ berasal dari H₂SO₄ (asam kuat) dan NH₄OH (basa lemah).

(NH₄)₂SO₄ → NH₄+ + SO₄2-

NH₄+ akan terhidrolisis, sedangkan SO₄2- tidak terhidrolisis. Jadi, garam (NH₄)₂SO₄ mengalami hidrolisis parsial. Garam yang dihasilkan bersifat asam.

4. Pelarutan Sabun

Sabun cuci atau garam natrium stearat (C₁₇H₃₅COONa) akan mengalami hidrolisis jika dilarutkan dalam air, menghasilkan asam stearat dan basa NaOH.

C₁₇H₃₅COONa +H₂O → C₁₇H₃₅COO + NaOH

Oleh karena itu, jika garam tersebut digunakan untuk mencuci, airnya harus bersih dan tidak mengandung garam Ca2+ atau Mg2+. Garam Ca2+ atau Mg2+ banyak terdapat dalam air sadah. Jika air yang digunakan untuk mencuci mengandung garam Ca2+ atau Mg2+, buih yang dihasilkan akan menjadi sangat sedikit. Akibatnya, cucian tidak bersih karena fungsi buih adalah untuk memperluas permukaan kotoran agar mudah larut dalam air.

5. Kulit Penutup pada Hewan Lunak

Kulit penutup (cangkang) pada hewan lunak (Mollusca) seperti Cypraecassis rufa danCrustaceae tersusun oleh garam kalsium karbonat (CaCO₃). Kalsium karbonat terbentuk oleh asam lemah H₂CO₃ dan basa kuat Ca(OH)₂, sehingga garam yang terbentuk bersifat basa.

6. Penyedap Makanan

Agar lebih terasa gurih dan enak, biasanya ke dalam makanan ditambahkan monosodium glutamat (MSG) yang berfungsi sebagai penyedap makanan. Monosodium glutamat yang memiliki rumus kimia C₅H₈NO₄Na merupakan garam yang bersifat basa.

7. Kompres Dingin

Semakin majunya ilmu pengetahuan dan teknologi menyebabkan terciptanya banyak benda-benda yang dapat mempermudah pekerjaan manusia. Dulu kita menggunakan kain dan es batu untuk mengompres ketika demam. Namun sekarang sudah tersedia kompres dingin instan yang diperjualbelikan di pasar. Kompres ini menggunakan garam ammonium nitrat (NH₄NO₃) yang bersifat asam.

Hidrolisis Garam dalam Kehidupan | lookadmin | 4.5