Gangguan pada Sistem Organ

Advertisement

Gangguan pada Sistem Organ – Pada topik-topik sebelumnya, kamu sudah mempelajari organ-organ pada manusia, hewan, dan tumbuhan. Semua yang kita miliki itu bisa saja mengalami gangguan. Begitu pula dengan organ-organ tersebut. Pada bagian ini, kita akan membahas gangguan-gangguan pada organ, khususnya organ pada manusia.

A. Penyakit yang menyerang sistem gerak
1. Osteoporosis yaitu gangguan tulang dengan gejala penurunan massa tulang sehingga mengakibatkan tulang rapuh.
2. Nekrosis yaitu matinya sel-sel tulang.
3. Arthritis yaitu radang sendi.
4. Rakitis yaitu penyakit tulang akibat kekurangan vitamin D sehingga tulang menjadi rapuh.
5. Atrofi yaitu mengecilnya ukuran otot karena otot tidak digunakan dalam jangka waktu lama.
6. Hipertrofi yaitu ukuran otot yang bertambah besar karena aktivitas otot yang berlebihan.
7. Tetanus yaitu penyakit infeksi oleh bakteri Clostridium tetani yang membuat otot kejang.

B. Penyakit yang menyerang sistem pernapasan
1. Emfisema adalah penyakit yang disebabkan oleh rusaknya dinding alveolus sehingga terjadi penurunan penyerapan oksigen.
2. Pneumonia adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus atau bakteri patogen pada alveolus yang mengakibatkan radang paru-paru.
3. Asma merupakan kesukaran bernapas akibat kontraksi otot polos pada bronkiolus.
4. Tuberkolosis (TBC) merupakan penyakit spesifik paru-paru yang disebabkan oleh bakteriMycobacterium tuberkolosis.
5. Asfiksi merupakan gangguan dalam pengangkutan oksigen ke jaringan yang disebabkan oleh terganggunya fungsi paru-paru, pembuluh darah, atau jaringan tubuh.

C. Penyakit yang menyerang sistem peredaran darah
1. Anemia adalah penyakit kekurangan eritrosit.
2. Hemophilia adalah penyakit keturunan dengan gejala darah sukar membeku.
3. Ateroskelerosis adalah penyumbatan pembuluh darah oleh lemak (kolesterol).
4. Arterioskelerosis adalah penyumbatan pembuluh darah oleh zat kapur.
5. Talasemia adalah penyakit genetik yang ditandai dengan gagalnya pembentukan hemoglobin akibat rusaknya gen globin sehingga menurunkan kemampuan pengikatan oksigen.
6. Hemoroid (ambeien) adalah pelebaran pembuluh darah vena di sekitar anus.

D. Penyakit yang menyerang sistem ekskresi
1. Uremia adalah tertimbunnya urea dalam darah sehingga mengakibatkan keracunan.
2. Anuria adalah gangguan tidak dapat mengeluarkan urine.
3. Albuminuria adalah urine mengandung albumin karena adanya kerusakan glomerulus kapsul bowman sehingga proses filtrasi tidak sempurna.
4. Batu ginjal adalah terbentuknya endapan kalsium dan penimbunan asam urat sehingga membentuk kalsium karbonat pada ginjal, saluran ginjal, atau kandung kemih.

E. Penyakit yang menyerang sistem reproduksi
1. Gonorea disebabkan oleh Neisseria gonorrheaea.
2. Klamidiasis disebabkan oleh Chlamydia trachomatis.
3. Sifilis disebabkan oleh Treponema pallidum.
4. Kandidiasis vaginalis disebabkan oleh Candida albicans.
5. Trikomoniasis disebabkan oleh Trichomonas vaginalis.

F. Gangguan yang menyerang sistem pencernaan
1. Sariawan, terjadi karena adanya infeksi pada lapisan mukosa mulut.
2. Gondong, berupa pembengkakan pada kelenjar parotid atau kelenjar gondong.
3. Maag, terjadi karena produksi asam lambung yang berlebihan.
4. Sembelit atau konstipasi, terjadi karena usus besar mengalami penyerapan air yang tinggi sehingga feses menjadi keras.
5. Diare, terjadi akibat iritasi pada lapisan mukosa usus yang disebabkan infeksi oleh bakteri atau virus.
6. Usus buntu atau apendiksitis, disebabkan infeksi bakteri pada saluran usus buntu.

Advertisement
Gangguan pada Sistem Organ | lookadmin | 4.5