Close Klik 2x

Ekstraksi Hidrokarbon

Advertisement

Ekstraksi Hidrokarbon – Hidrokarbon adalah senyawa organik yang terdiri dari hanya karbon dan hidrogen. Mereka mempunyai kerangka karbon yang mana atom hidrogen terekat.  

Minyak mentah, gas alam, batu bara dan pasir tar adalah contoh sumber hidrokarbon. 

Distilasi Pecahan

Minyak mentah atau petroleum adalah minyak yang didapat dari pembusukan tumbuhan dan hewan jutaan tahun yang lalu. Adalah campuran dari molekul hidrokarbon yang berbeda yang tidak dapat digabungkan secara kimia. Karena perbedaannya dalam titik didih/kondensasi, senyawa individu pada minyak mentah dapat dipisahkan oleh metoda fisika yang disebut distilasi pecahan.

Catatan: Mendidih adalah perpindahan bentuk dari cairan ke gas dan kondensasi adalah dari gas ke cairan. Sari pada mana perubahan terjadi adalah suhu yang sama dan unik bagi senyawa murni partikular apapun.

Minyak terdiri dari alkana dan alkana dari panjang rantai yang beragam (5 hingga 60 atom karbon). Hidrokarbon dengan rantai lebih rendah menguap lebih mudah darioada senyawa rantai yang lebih panjang. Minyak tanah dipanaskan hinnga suhu sangat tinggi sehingga senyawa dengan rantai karbon 20 atau di bawahnya dapat menguap. uap diteruskan ke dalam kolon fraksi yang terdiri dari banyak leel dan pipa. Level makin rencah dijaga dengan suhu tinggi dan density The vapour is passed into a fractionating column that contains many levels and pipes. Level lebih rendahT dirawat dengan suhu tinggi dan suh menurun pada level yang lebih tinggi.

Molekul dengan titik didih rendah ( senyawa yang lebih stabil) menguap terlebih dahulu pada level yang lebih tinggi. Tergantung pada titik didih, senyawa yang berbeda mengembun pada level yang berbeda. Molekul dengan titik didih tinggi (senyawa kurang stabil) menguap terakhir dan mereka mengembun di bawah kolom. 

Selama distilasi pecahan, ikatan C-C atau C-H tidak pecah. Hanya daya tarik intermolekul yang lebih lemah diatasi dengan memperbolehkan penguapan terjadi. Molekul dengan rantai yang lebih panjang mempunyai daya tarik intermolekul yang lebih besar dan karenanya mempunyai Titik Didih yang lebih tinggi.

Gasmengembun di atas, cairan di tengah dan benda padat di bawah. Urutan yang muncul pada senyawa berbeda, atau fraksi, sebagai berikut: kilang gas, gasoline atau petrol, naptha, kerosene, minyak diesel, bahan bakar minyak dan residu yang terdiri dari bitumen. Hidrokarbon dengan rantai yang lebih pendek lebih stabil, mudah mengalir (kurang kental) dan and mudah menyala. Satu fraksi tertentu yang penting adalah petrol yang terbuat dari 8 molekul karbon – oktan yang menguap lebih mudah daripada minyak mesin.

Catalytic cracking

Itu adalah proses penyulingan minyak yang hidrokarbon berguna kuran kompleks dipecah menjadi hidrokarbon berguna yang lebih sederhana dalam bentuk katalis. Fraksi yangkurang digunakan dipanaskan dan melebihi panas katalis. Pada cracking, banyak reaksi terjadi dan produk berguna seperti kerosene, gasoline, LPG, minyak panas dll. terbentuk.

Reforming

Beberapa fraksi didapat dalam penyulingan petroleum adalah minyak&nbsp yang tidak berguna; Mereka dipanaskan hingga suhu yang tinggi pada waktu yang sangat singkat dalam bentuk katalis. Tekanan dijaga sehingga molekul tidak pecah (Cracking berarti memisahkannya menjadi hidrokarbon yang lebih kecil). Proses ini dikatakan untuk mengubah dan produk yang didapat adalah hidrokarbon dengan bentuk molekul komplek dan ranking oktan yang tinggi.

Hydraulic fracturing

Minyak dan gas alami terjebak di bawah batu sedimen kedap berpori. Hydraulic fracturing adalah proses yang mana campuran air, pasir dan kimia dipompa di bawah tanah untuk memecah batu. Sekarang minyak dan gas alami dapat ditemukan dengan mudah.

Itulah artikel Ekstraksi Hidrokarbon. Semoga bisa bermanfaat Bagi Anda. Baca juga artikel terkait lainnya.

Advertisement
Ekstraksi Hidrokarbon | lookadmin | 4.5