Close Klik 2x

Ejaan Bahasa Indonesia yang Baik dan Tepat

Advertisement

Ejaan Bahasa Indonesia yang Baik dan Tepat – Siswa memahami kaidah ejaan bahasa Indonesia yang baik.

Ejaan
Tahukah kamu tentang ejaan? Ejaan merupakan seperangkat cara atau aturan untuk menuliskan bahasa dengan menggunakan huruf, kata, serta tanda baca yang menjadi sarananya. Ejaan merupakan pengatur yang mengatur keseluruhan cara untuk menuliskan bahasa. Ejaan sendiri merupakan kaidah atau aturan yang harus dipenuhi oleh setiap pengguna bahasa sehingga bisa tercipta keseragaman dan keteraturan bentuk dari bahasa tulis tersebut.

Indonesia memiliki sejarah penggunaan aturan ejaan yang berubah sebanyak tiga kali. Kamu tahu apa saja nama ejaan tersebut? Berikut pembahasannya.

  1. Ejaan pertama yang digunakan adalah Ejaan Van Ophuijsen yang digunakan mulai dari tahun 1901 sampai tahun 1947. Contoh kata yang digunakan seperti ja’ni, djoem’at, danchoesoes.
  2. Ejaan Republik atau Ejaan Soewandi. Ejaan ini digunakan mulai tahun 1947 sampai tahun 1972. Contoh katanya seperti djum’at, chusus, dan jakni.
  3. Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) yang dimulai sejak tanggal 16 Agustus 1972 sampai dengan sekarang. Contoh katanya seperti khusus, jumat, dan yakni.

Ejaan yang Tepat

Untuk membuat tulisan dengan ejaan yang tepat, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan dan pahami tentang penulisan ejaan yang baik dan tepat, yaitu sebagai berikut.

Pemakaian Huruf

1. Abjad, Konsonan, dan Vokal

Indonesia merupakan negara yang menggunakan 26 huruf dalam abjadnya. Huruf-huruf tersebut adalah a, b, c, d, e, f, g, h, i, j, k, l, m, n, o, p, q, r, s, t, u, v, w, x, y, dan z. Huruf vokal yang dimiliki yaitu a, i, u, e, dan o. Sisanya adalah huruf konsonan. Dalam pengejaannya, ada beberapa huruf yang tergabung menjadi satu yaitu gabungan konsonan dan gabungan vokal. Gabungan konsonan seperti di bawah ini.

  • ny seperti yang terdapat pada kata senyap
  • sy seperti yang terdapat pada kata syarat
  • ng seperti yang terdapat pada kata mangir
  • kh seperti yang terdapat pada kata khayalan

Gabungan vokal seperti di bawah ini.

  • ai seperti yang terdapat pada kata santai.
  • au seperti yang terdapat pada kata aurora.
  • oi seperti yang terdapat pada kata amboi.

2. Nama Diri

Untuk menuliskan nama diri termasuk nama orang, nama lembaga, nama jalan, gunung, sungai dan lain-lain harus sesuai dengan EYD yang berlaku kecuali jika berhubungan dengan beberapa pertimbangan khusus.

Contoh:
Tata bersekolah di SD Negeri I Cimahi.

3. Pemenggalan Kata

Pemenggalan kata harus dilakukan dengan tepat. Contohnya seperti berikut.

  • Beda, pemenggalannya: be-da
  • Aula, pemenggalannya: au-la
  • Jauh, pemenggalannya: ja-uh

Penulisan Huruf

Penulisan huruf sesuai dengan ejaan yang tepat adalah sebagai berikut.

1. Huruf Kapital

  • Pendiri sekolah ini adalah seorang sarjana.
  • Doni berasal dari Sumatera Barat.
  • Teman-teman berkumpul di dalam aula.

2. Huruf Miring

Huruf miring digunakan untuk menuliskan:

  • nama buku, majalah, dan surat kabar (yang dikutip dalam tulisan), contoh: Pikiran Rakyatdan Tempo
  • menegaskan huruf, bagian kata, kata, dan kelompok kata, dan untuk menulis nama ilmiah dan ungkapan asing, contoh: Andi membeli mainan elektronik lengkap dengansparepart-nya.

Penulisan Kata

1. Kata Dasar

Kata yang ditulis sebagai satu kesatuan. Contoh: buku, pergi, datang.

2. Kata Turunan

Contoh : sentuhan, gemetar, dan bergerigi

3. Kata Ulang

Contoh: anal-anak, sayur-mayur, dan bolak-balik

4. Gabungan Kata

Contoh: kerja sama, orang tua, dan rumah sakit

5. Kata Ganti

Contoh: ku, kau, mu, dan nya (bukuku, bukumu, dan bukunya)

6. Kata Depan

Contoh: di, ke, dan dari (ke rumah, di jalan, dari Bandung)

7. Kata si dan *sang*

Contoh: si pemantau dan sang legenda

8. Partikel -lah, -kah, -tah, pun, dan per

Contoh: apakah, mulailah, per satu

9. Singkatan dan Akronim

Contoh: dll. (dan lain-lain) dan LAN (Lembaga Administrasi Negara)

Pemakaian Tanda Baca

Pemakaian tanda baca terdiri atas tanda titik (.), tanda koma (,), tanda titik koma (;), tanda kurung (()), tanda seru (!), tanda tanya (?), tanda pisah(–), tanda hubung (-), tanda titik dua (:), dan tanda garis miring (/).

Poin Penting

  1. Ejaan yang baik dan tepat adalah ejaan yang sesuai dengan EYD.
  2. Hal yang diperhatikan dalam ejaan yang baik adalah pemakaian huruf, penulisan huruf, penulisan kata, dan pemakain tanda baca.
Ejaan Bahasa Indonesia yang Baik dan Tepat | lookadmin | 4.5