Close Klik 2x

Dinamika Penduduk: Migrasi dan Pertambahan Penduduk

Advertisement

Dinamika Penduduk: Migrasi dan Pertambahan Penduduk – Pada topik sebelumnya, kalian sudah belajar mengenai Dinamika Penduduk: Kelahiran dan Kematian. Bagaimana, sudah mengerti? Pasti sudah, sebab topik ini begitu dekat dengan kita selanjutnya, yaitu Dinamika Penduduk: Migrasi dan Pertambahan Penduduk.

1. Migrasi

Pada topik sebelumnya, kalian sudah belajar definisi dinamika penduduk. Di dalam permasalahan dinamika penduduk ini ada Migrasi. Apa itu Migrasi?

Migrasi adalah perpindahan penduduk dari satu tempat ke tempat yang lain. Sama halnya seperti kelahiran dan kematian, migrasi juga termasuk ke dalam faktor yang membuat terjadinya dinamika penduduk. Mengapa demikian? Tentu saja karena migrasi membuat jumlah penduduk berubah. Bisa bertambah dan bisa berkurang tergantung pada jenis migrasinya. Apa saja jenis migrasi itu?

Jenis-jenis migrasi

• Transmigrasi adalah perpindahan penduduk dari suatu tempat yang berpenduduk padat ke tempat yang berpenduduk jarang. Transmigrasi ini biasanya terjadi dari suatu pulau yang padat penduduk ke pulau yang jarang penduduknya yang masih dalam satu negara.
• Imigrasi adalah perpindahan penduduk dari negara lain yang masuk ke dalam suatu negara tertentu untuk tinggal menetap.
• Emigrasi adalah perpindahan penduduk ke luar dari negeri asalnya ke negara lain untuk menetap.
• Urbanisasi adalah perpindahan penduduk dari desa ke kota.
• Remigrasi adalah perpindahan penduduk dari suatu tempat ke tempat asalnya.

2. Pertambahan Penduduk

Kalian sudah mengenal jenis-jenis migrasi. Dari definisi jenis-jenis migrasi tersebut, yang manakah jenis migrasi yang mengurangi jumlah penduduk? Mana pula jenis migrasi yang menambah jumlah penduduk?

• Transmigrasi biasanya terjadi di antara dua pulau dalam satu negara. Perubahan penduduk yang terjadi tentu saja berada dalam lingkup pulau. Pulau yang didatangi yaitu pulau tujuan transmigrasi akan mengalami pertambahan jumlah penduduk. Sebaliknya, pulau yang ditinggalkan akan mengalami pengurangan jumlah penduduk.

• Imigrasi terjadi dalam skala negara. Jadi, negara yang dimasuki akan mengalami pertambahan jumlah penduduk. Sebaliknya, negara yang ditinggalkan akan mengalami pengurangan jumlah penduduk.

• Emigrasi juga terjadi dalam skala negara. Jadi, negara yang dimasuki (negara tujuan) akan mengalami pertambahan jumlah penduduk. Sementara negara yang ditinggalkan akan mengalami pengurangan jumlah penduduk.

• Urbanisasi terjadi dalam lingkup kota. Jadi yang jelas, kota tujuan urbanisasi akan mengalami pertambahan jumlah penduduk, sedangkan desa yang ditinggalkan akan mengalami pengurangan jumlah penduduk. Jika kota dan desanya masih dalam satu provinsi atau satu pulau, jumlah penduduk di provinsi atau pulau itu tidak akan berubah. Akan tetapi jika desa dan kotanya beda provinsi atau beda pulau, jumlah penduduk di provinsi atau pulau tersebut akan berubah. Tergantung pada desa dan kotanya di provinsi atau pulau yang mana.

• Remigrasi bisa terjadi dalam lingkup apa saja. Bisa dalam skala provinsi, pulau, bahkan negara. Jadi yang jelas, pertambahan penduduk akan terjadi di tempat asal. Pengurangan penduduk akan terjadi di tempat yang ditinggalkan.

Dinamika Penduduk: Migrasi dan Pertambahan Penduduk | lookadmin | 4.5