Close Klik 2x

Definisi Negara Laos, Kamboja, Myanmar, dan Timor Leste

Advertisement

Definisi Negara Laos, Kamboja, Myanmar, dan Timor Leste – Setelah mempelajari bahasan ini, kalian diharapkan mampu memahami mengenai negara Laos, Kamboja, Myanmar, dan Timor Leste.

Definisi Negara Laos, Kamboja, Myanmar, dan Timor Leste

Definisi Negara Laos, Kamboja, Myanmar, dan Timor Leste

LAOS, KAMBOJA, MYANMAR, DAN TIMOR LESTE

Laos, Kamboja, Myanmar, dan Timor Leste adalah negara-negara yang terletak di kawasan Asia Tenggara. Masing-masing negara memiliki karakteristik unik, meski tentunya juga berbagi sejumlah persamaan sebagai negara sekawasan. Bagaimanakah keadaan negara Laos ? Bagaimanakah keadaan negara Kamboja ? Bagaimanakah keadaan negara Myanmar ? Bagaimanakah keadaan negara Timor Leste ? Berikut akan dipaparkan lebih lanjut.

Definisi Negara Laos, Kamboja, Myanmar, dan Timor Leste

A. LAOS

Laos, secara resmi bernama Republik Demokrasi Rakyat Laos. Ibukota negaranya terletak di Vientiane. Sebagian besar wilayah Laos (mencapai 90%) merupakan daerah dataran tinggi. Dataran rendah umumnya hanya terdapat di bagian selatan dan bagian barat daya. Di bagian utara terdapat dataran tinggi Thran Hin dan Pegunungan Kordillera Annam. Puncak tertingginya terletak di Phou Bia (2.820 m). Sekitar 55% wilayah Laos ditutupi oleh hutan, baik hutan tropis maupun hutan musim.

Laos dipengaruhi iklim tropis dan memiliki dua musim, yaitu musim panas dan musim dingin. Musim panas dengan curah hujan tinggi terjadi antara bulan Mei hingga Oktober. Adapun musim dingin yang kering terjadi sekitar November hingga Februari.

Di Laos ditemukan sekitar 68 kelompok etnis yang merupakan campuran imigran dari Tibet, Thailand, Myanmar, dan Cina Selatan. Pertanian merupakan mata pencaharian utama penduduk Laos. Dataran rendah Mekong yang subur sangat cocok ditanami padi. Sawah-sawah telah memiliki irigasi yang baik. Hasil pertanian utama, antara lain, padi, jagung, tembakau, kapas, kopi, dan buah jeruk. Namun demikian, hasilnya masih belum dapat memenuhi kebutuhan domestik.

Dari sektor pertambangan, Laos memiliki berbagai deposit mineral. Namun demikian, yang jumlahnya cukup banyak hanya gipsum, timah, dan batu garam. Bijih besi, batubara, timbal, seng, dan batu berharga hanya ditemukan dalam jumlah sedikit.

B. KAMBOJA

Kamboja merupakan negara Republik yang terletak di bagian barat daya Semenanjung Indochina. Ibu kota negara ini berada di Phnom Penh. Sebagian besar wilayah Kamboja merupakan dataran rendah berupa dataran aluvial, yang menutupi hampir seluruh bagian tengah wilayah Kamboja. Di bagian timur, terdapat dataran tinggi yang bergelombang. Di bagian barat daya, terhampar Pegunungan Kardamom. Adapun di sebelah utara terdapat Pegunungan Dangrek.

Kamboja dipengaruhi iklim tropis musim. Musim kemarau jatuh pada bulan November hingga Mei. Adapun musim hujan jatuh pada bulan April hingga Oktober. Hampir 75% wilayah Kamboja ditutupi hutan. Namun demikian, curah hujan yang tidak merata mengakibatkan jenis flora yang tumbuh cukup bervariasi. Di daerah yang memiliki curah hujan tinggi, terdapat hutan hujan tropis yang hijau sepanjang tahun. Di daerah dengan curah hujan lebih rendah, terdapat hutan yang terdiri dari atas sabana dan pohon-pohon yang dapat berganti daun.

Suku bangsa yang paling banyak di Kamboja adalah bangsa Khmer. Jumlahnya mencakup 88% dari seluruh penduduk. Selain kelompok Khmer, terdapat juga kelompok Cina dan Vietnam yang masing-masing mencapai 4,5% dari seluruh penduduk Kamboja.

Kegiatan ekonomi Kamboja bertumpu pada sektor pertanian. Jenis tanaman utamanya adalah padi. Sekitar 80% lahan pertanian ditanami padi. Tanaman ini dibudidayakan terutama di daerah dataran besar Danau (Tonle) Sap dan Sungai Mekong.

Sebelum periode 1970-an, Kamboja merupakan salah satu negara pengekspor beras. Namun, akibat terjadinya perang sipil, Kamboja harus mengimpor beras sejak 1974. Tanaman lain yang juga dibudidayakan antara lain karet, umbi-umbian, jagung, buncis, dan tembakau. Kegiatan industri Kamboja baru mulai berkembang kembali pada awal 1990-an (setelah perang). Industri yang banyak diusahakan meliputi industri semen dan pengolahan karet.

C. MYANMAR

Myanmar merupakan sebuah negara berbentuk Republik. Sebelum 19 Juni 1989, negara ini dikenal dengan nama Burma. Ibu kota Myanmar dahulu terletak di kota Yangon (Rangoon), namun pada tahun 2006 dipindahkan ke Naypyidaw. Wilayah Myanmar didominasi oleh pegunungan lipatan. Di sebelah barat, Pegunungan Arakan membujur dari utara ke selatan. Ketinggian Pegunungan Arakan mencapai 2.700 m. Pegunungan ini membentuk batas alam dengan India. Di bagian tengah terdapat dataran rendah yang merupakan bagian dari Delta Irawadi-Sitang. Wilayah dataran ini sangat subur dan secara ekonomis bernilai sangat penting bagi Myanmar.

Myanmar dipengaruhi iklim tropis. Ada tiga musim yang terdapat di Myanmar, yaitu musim hujan sekitar bulan Mei-Oktober, musim kemarau sekitar bulan November-pertengahan Februari, dan musim kemarau yang panas dari pertengahan Februari-Mei.

Sebagian besar penduduk Myanmar merupakan turunan Burma-Tibet (69%). Suku lain di Myanmar, antara lain, Shan (8,5%), Karen (6,2%), Rakhin (4,5%), Mon (2,4%), Cina (2,2%), dan Kachin (1,4%).

Pertanian adalah kegiatan ekonomi yang paling penting di Myanmar. Tanaman yang paling banyak dihasilkan adalah padi. Myanmar merupakan salah satu produsen padi terbesar duniaTanaman lain yang juga banyak dihasilkan adalah teh, tembakau, tebu, macam-macam sayuran, gandum, jagung, kapas, dan wijen.

Pemerintah Myanmar gencar berupaya meningkatkan sektor industrinya dengan membangun industri tekstil, semen, pengolahan gula, penyulingan minyak bumi, dan industri keramik.

D. TIMOR LESTE

Timor Leste atau disebut juga Timor Lorosa’e secara resmi merdeka (melepaskan diri dari Indonesia) pada tanggal 20 Mei 2002. Meskipun telah merdeka, perekonomian Timor Leste masih sangat tergantung dengan adanya pasokan barang-barang dari Indonesia.

Wilayah negara Timor Leste relatif datar. Dataran tinggi masih dapat ditemui di bagian tengah dengan ketinggian hingga 1.000 meter. Luas wilayah Timor Leste seluas 15.004 kilometer persegi. Timor Leste memiliki garis pantai yang mengelilingi hampir semua wilayahnya. Di bagian selatan terdapat Laut Timur, sementara di sebelah utara terdapat Laut Banda.

Iklim di Timor Leste adalah iklim tropis. Namun, karena berada di bagian timur dari Kepulauan Indonesia, Timor Leste hanya mendapat sedikit pengaruh angin muson barat. Akibatnya curah hujan yang diterima sangat sedikit. Tanah di Timor Leste banyak diolah sebagai ladang dengan menanam tanaman seperti singkong dan jagung. Keanekaragaman hayati di Timor Leste didominasi oleh padang rumput dengan beberapa pohon. Tidak terdapat hutan hujan yang lebat.

RANGKUMAN

1) Laos, secara resmi bernama Republik Demokrasi Rakyat Laos. Ibu kota negaranya terletak di Vientiane.
2) Kamboja merupakan negara Republik yang terletak di bagian barat daya Semenanjung Indochina.
3) Myanmar merupakan sebuah negara berbentuk Republik.
4) Timor Leste atau disebut juga Timor Lorosa’e secara resmi merdeka pada tanggal 20 Mei 2002.

 

Definisi Negara Laos, Kamboja, Myanmar, dan Timor Leste | lookadmin | 4.5