Close Klik 2x

Definisi Imbuhan

Advertisement

Definisi Imbuhan – A. Definisi Imbuhan

Imbuhan atau afiks adalah bubuhan yang secara struktural direkatkan di depan kata dasar untuk membentuk kata-kata baru.

B. Macam-macam Afiks

Menurut Gorys, afiks dapat dibedakan dari beberapa sudut. Pertama, afiks dapat dibedakan berdasarkan fungsinya untuk menurunksn kelas kata baru, yaitu:

  1. Afiks infleksi, yaitu afiks yang berfungsi untuk menurunkan kata baru tanpa mengubah identitas leksikal kata. Afiks inflesi dalam bahasa Indonesia jumlah terbatas: me-,di-, dan ter- seperti tampak dalam kata : melihat, dilihat, dan terlihat.
  2. Afiks derivasi, yaitu afiks yang berfungsi untuk menurunkan kata baru dengan mengubah identitas leksikal kata, dengan atau tanpa perubahan kelas kata. Misalnya: ke-, pe-, -an, per – an, seperti: kasih – kekasih, malas – pemalas, tulis – tulisan, buat –perbuatan (Keraf .1991: 121). Afiks dapat juga dibagi berdasarkan tempat unsur itu diletakkan pada kata dasar / bentuk dasar. Dalam hal ini afiks dapat dibagi atas:

C. Bentuk

Dalam membentuk kata dengan prefiks (awalan) me-, kata, hendaknya diperhatikan ketentuan-ketentuan berikut :

  1. Kata dasar yang mendapat prefiksasi me- harus mengalami nasalisa.
  2. Nasalisa harus bersifat homorgan (bunyi yang sama daerah artikulasinya).
  3. Bila fonem (bunyi bahasa) awal kata dasar konsonan (huruf mati) bersuara maka fonem itu tidak luluh; sebaliknya bila fonem awal konsonan tak bersuara maka fonem itu diluluhkan, misalnya :

D. Fungsi

Membentuk kata kerja transitif dan intransitif/taktransitif

E. Makna

Bidang arti yang dapat didukung oleh prefiks me- dapat ditinjau dari dua sudut berdasarkan fungsi me-: pertama, sebagai pembentuk kata kerja intransitif, dan kedua, sebagai unsur pembentuk kata kerja transitif.

1. Intransitif

  • Mengerjakan suatu perbuatan atau gerakan : menari, menyanyi, mengembara, mendidik, merangkak, melompat.
  • Menghasilkan atau membuat sesuatu hal : menguak, mencicit, meringkik, menyalak.
  • Menujuke bila kata dasarnya menyatakan tempat : menepi, menyisi, meminggir, merantau, mengiri, mengangkasa, melaut, mendarat.
  • Berlaku atau menjadi seperti : merajalela, membabi buta, membatu, menyemak, menghutan.
  • Menjadi bila kata dasarnya adalah kata sifat atau bilangan : meninggi, merendah, memutih, menguning, mendua, menyatu.
  • Membuat untuk kesekian kalinya sebagai satu variasi makna dari kata yang berdasarkan pada kata bilangan : meniga hari, menujuh hari, menujuh bulan.

2. Transitif

  • Melakukan suatu perbuatan: menulis, menikam, mencium, menyiksa, membuang.
  • Mempergunakan atau bekerja dengan apa yang disebut dalam kata dasar : menyabit, memarang, menyapu, mengapak, mencangkul, menggergaji.
  • Membuat atau menghasilkan apa yang dicebut dalam kata dasar : menyambal, menggulai, merujak.

F. Contoh Soal

Pada musim panas ini tak ada orang yang bertahan di dalam rumah. Mereka suka berjalan-jalan dan duduk di tepi jalan menikmati hembusan angin yang menggerakkan pohon-pohon rindang membuat udara sejuk di sekitarnya. Kadang kami hanya duduk-duduk di bawah kerindangan pohon menantikan kesejukkan semata. Ada kalanya kami tidak memperhitungkan sudah berapa lama di tempat itu. Pemerintah sudah tidak dapat memperhitungkan ramalan cuaca dengan tepat saat ini, karena pengaruh cuaca ekstrim

Dari teks di atas manakah kata yang hanya berimbuhan awalan?

a. menikmati

b. menggerakkan

c. membuat

d. memperhitungkan

e. menantikan

Jawaban: c

Hanya pilihan jawaban c yang mengandung awalan me-, tanpa ada akhirannya. Sedangkan pilihan a, b, d, dan e disamping menggunakan awalan juga menggunakan akhiran.

Advertisement
Definisi Imbuhan | lookadmin | 4.5