Close Klik 2x

Definisi dan Macam – macam Majas Repetisi

Advertisement

Definisi dan Macam – macam Majas Repetisi – A. Definisi Majas repetisi

Majas repetisi adalah gaya bahasa yang digunakan untuk mengulang kata baik di awal, tengah, maupun akhir, baris atau kalimat dengan tujuan mempertegas penyampaian makna. Dapat dikatakan juga bahwa majas repetisi adalah gaya bahasa penegasan yang mengulang – ulang suatu kata berturut – turut dalam satu wacana (Sugito.1996: 50). Majas repetisi adalah gaya bahasa penegasan yang mengulang – ulang suatu kata berturut – turut dalam satu wacana (Sugito.1996: 50). Dari beberapa sumber di atas, dapat disimpulkan bahwa, majas repetisi adalah majas yang menggunakan perulangan kata-kata atau mengulang sepatah kata sebagai penegasan agar lebih mengesankan.

B. Macam – macam Majas Repetisi

1. Epizeukis

Adalah pengulangan kata yang dipentingkan secara berturut–turut.
Mis: Kita harus bekerja, bekerja, dan bekerja untuk mengejar semua ketinggalan.

2. Tautotes

Adalah pengulangan kata berulang – ulang dalam sebuah konstruksi.
Mis: Kau menuding dia, aku menuding kau, kau dan aku menjadi seteru.

3. Anafora

Adalah perulangan kata pertama pada baris atau kalimat berikutnya (Keraf.1999: 127).

Misalnya :

  • Tapi berdosakah aku, kalau aku bawakan air, hingga pohonku berdaun rimbun, tempat aku mencari lidung? Berdosakah aku bersandar ke batang yang kuat menyambut fajar kata Ilahi? Berdosakah aku kalau burungku kecil hinggap di dahan rampak menyanyi sunyi melega hati?

4. Epistrofa

Adalah perulangan kata atau frasa pada akhir baris atau kalimat berurutan.

Misalnya :

  • Bumi yang kau diami, laut yang kau layari adalah puisi
  • Udara yang kau hirupi, air yang kau teguki adalah puisi

5. Simploke

Adalah pengulangan pada awal dan akhir beberapa baris atau kalimat berturut – turut.

Misalnya :

  • Kau bilang aku nggak punya kepribadian. Aku bilang biarin.
  • Kau bilang aku nggak punya pengertian. Aku bilang biarin.

6. Mesodiplosis

Adalah pengulangan di tengah baris-baris atau beberapa kalimat berurutan.

Misalnya :

  • Para pembesar jangan mencuri bensin
  • Para gadis jangan mencuri perawannya sendiri

7. Epanalepsi

Adalah pengulangan kata terakhir dari baris, klausa atau kalimat, mengulang kata pertama.

Misalnya :

  • Kita gunakanpikiran dan perasaan kita.
  • Kami cintai perdamaian karena Tuhan kami.

8. Anadiplosis

Adalah pengulangan kata/ frasa terakhir dari klausa/ kalimat menjadi kata/ frasa pertama dari kalimat sebelumnya (Keraf.1999: 128).

Misalnya :

  • Dalam laut ada tiram, dalam tiram ada mutiara
  • Dalam baju ada aku, dalam aku ada hati
  • Dalam syair ada kata, dalam kata ada makna
  • Dalam makna : mudah-mudahan ada Kau!

B. Contoh Soal dan pembahasan

Bukuku hanya satu
Buku itu selalu ada padaku
Buku yang selalu aku rindu
Bukuku yang satu ini kini telah hilang…seiring dengan hilangnya semangat hidupku

Majas yang terdapat dalam penggalan puisi di atas adalah…
A. Ironi.
B. Repetisi.
C. Metafora.
D. Alusio.
E. Personifikasi.

Pembahasan :

  • Jawaban repetisi adalah benar, karena terdapat pengulangan kata buku di beberapa baris yang bersifat untuk menegaskan.
  • Jawaban ironi salah, tidak bermaksud menyindir.
  • Jawaban metafora salah, karena tidak bersifat membandingkan.
  • Jawaban alusio salah, karena puisi di atas tidak berusaha mensugestikan kesamaan antara orang, tempat, atau peristiwa.
  • Jawaban personifikasi salah, tidak menganggap benda-benda seolah-olah memiliki sifat atau berperilaku seperti manusia.
Definisi dan Macam – macam Majas Repetisi | lookadmin | 4.5