Close Klik 2x

Definisi dan Komponen Penyusun Lingkungan

Advertisement

Definisi dan Komponen Penyusun Lingkungan – Hai adik-adik! Sekarang kalian sudah di semester 2. Bagaimana, pelajaran IPA khususnya Biologi itu mengasyikkan, bukan? Nah di semester 2 ini, kalian akan lebih banyak belajar mengenai lingkungan. Agar materi lingkungan ini lebih mudah dikuasai, berjalan-jalanlah kalian di alam terbuka atau lihatlah fenomena yang terjadi di lingkungan sekitar. Sudah siap untuk belajar? Yuk kita awali topik ini.

Coba kalian lihat ke luar ruangan. Kemudian kalian diam sebentar. Pejamkan mata, lalu rasakan semua hal yang ada di luar diri kalian. Bisakah kalian mendengar desiran angin yang bertiup? Dapatkah kalian merasakan hangat atau panasnya sinar matahari atau mungkin dinginnya air hujan? Setelah semua bisa kalian kenali, coba buka mata kalian.

Adakah pepohonan di sekitar kalian? Adakah binatang-binatang? Adakah teman-teman kalian? Jika ada, itulah lingkungan. Ya, semua hal yang ada di luar diri kalian adalah lingkungan.

Dari kegiatan yang kalian lakukan tadi, bisakah kalian mendefiniskan arti lingkungan?
Lingkungan berasal dari kata environment yang diartikan sebagai “the physical, chemical, and biotic condition surrounding an organism”.

Definisi Lingkungan

Lingkungan bisa kita artikan sebagai segala hal yang ada di luar individu yang merupakan sistem yang kompleks. Di dalam lingkungan, antara satu komponen dengan komponen yang lainnya saling mempengaruhi. Pengaruh antarkomponen tersebut bisa bersifat positif atau pun bersifat negatif.

Dari definisi lingkungan yang sudah dipaparkan di atas, dapatkah kamu sebutkan dimana saja tempat yang bisa disebut sebagai lingkungan? Yuup! Semua tempat bisa disebut sebagai lingkungan, asalkan tersebut memiliki physical (faktor fisik), chemical (faktor kimia), dan biotic condition (faktor biotik) sesuai dengan definisi lingkungan tadi. Kamar tempatmu tidur bisa disebut sebagai lingkungan, kelas tempatmu belajar juga bisa disebut sebagai lingkungan, bahkan pasar tempat orang-orang berjual-beli pun bisa disebut sebagai lingkungan.

Komponen penyusun lingkungan

Semua tempat memang bisa disebut sebagai lingkungan. Akan tetapi, kita harus ingat satu hal. Coba lihat definisi lingkungan tadi. Di sana terlihat dengan jelas bahwa lingkungan mempunyai komponen penyusun. Apa saja komponen penyusun lingkungan itu?

1. Komponen biotik
Komponen biotik adalah komponen yang merupakan benda-benda hidup atau kita menyebutnya sebagai makhluk hidup, yaitu manusia, hewan, tumbuhan, dan juga jasad renik.
Contoh: di halaman di depan rumah. Komponen biotiknya adalah bunga anggrek (tanaman secara utuh, bukan bunganya saja), pohon jambu, pohon mangga, semut, kupu-kupu, jamur, lumut, serangga, cacing, ulat, dan lain-lain.

2. Komponen abiotik
Komponen abiotik adalah komponen yang merupakan benda-benda tak hidup atau kita menyebutnya sebagai benda mati, yaitu air, tanah, udara, cahaya, dan sebagainya.
Contoh: di padang pasir. Komponen abiotiknya adalah pasir, angin, cahaya matahari, dan mungkin air yang letaknya di bawah padang pasir tersebut.

Untuk contoh kamar tidur, faktor biotiknya mungkin adalah semut yang sedang beriringan di dinding dan cicak yang sedang diam di langit-langit kamar. Sementara komponen abiotiknya adalah udara dan sinar matahari yang masuk melalui jendela.

Definisi dan Komponen Penyusun Lingkungan | lookadmin | 4.5