Close Klik 2x

Dampak Tenaga Endogen dan Eksogen

Advertisement

Dampak Tenaga Endogen dan Eksogen – Setelah mempelajari bahasan ini, kalian diharapkan mampu memahami mengenai dampak tenaga endogen dan eksogen.

DAMPAK TENAGA ENDOGEN DAN EKSOGEN

Perpaduan antara tenaga edogen dan eksogen, secara alami, dapat membentuk keseimbangan alam. Dengan demikian, perubahan selalu terjadi di permukaan bumi sehingga berkembang setiap saat. Bagaimanakah dampak tenaga endogen dan eksogen? Mari simak bahasan berikut.

1. DAMPAK TENAGA ENDOGEN

Tenaga endogen adalah tenaga yang berasal dari dalam bumi. Dampak tenaga endogen dapat dibedakan atas:

1) Dampak positif
• Sebagai pusat tenaga listrik, yaitu melalui pembangkit listrik tenaga uap (panas bumi). Air yang meresap ke dalam tanah akan bersentuhan dengan batuan yang masih panas. Akibatnya, air berubah menjadi uap panas. Uap kemudian mengumpul dan terperangkap dalam suatu rongga di bawah tanah.

Uap tersebut tekanannya sangat tinggi dan apabila dikeluarkan ke permukaan bumi akan mempunyai daya dorong yang kuat. Tenaga inilah yang menggerakan turbin tenaga listrik. Contoh pembangkit listrik tenaga uap adalah PLTU Paiton di Jawa Timur.

• Sebagai kawasan tangkapan air hujan (catchment area), yakni wilayah yang banyak menerima curah hujan sekaligus mampu menyimpan serta mengeluarkannya pada musim kemarau ke daerah yang lebih rendah berupa air tanah. Kawasan ini memberikan arti penting bagi ketersediaan sumber air di wilayah bagian bawah. Suatu kawasan disebut catchment areajika ditumbuhi tanaman besar yang mampu menyimpan dan menyerap air hujan, serta berada di wilayah yang lebih tinggi.

• Sebagai sumber bahan tambang dan mineral lainnya. Banyak bahan galian dihasilkan oleh adanya proses vulkanisme, terutama saat letusan gunung berapi. Selain itu, bahan tambang mineral, seperti emas, perak, bijih besi, dan aluminium pun banyak terbentuk pada daerah-daerah rekahan pertemuan lempeng.

• Sebagai kawasan pariwisata dan laboratorium alam, misalnya puncak Gunung Bromo yang digunakan sebagai tempat pariwisata alam. Selain itu, juga dapat dijadikan tempat penelitian keanekaragaman hayati.

• Sebagai tempat habitat berbagai jenis flora dan fauna. Hewan di wilayah Indonesia bagian barat dan timur memiliki perbedaan jenis. Perbedaan tersebut sebagai akibat proses geologi yang memisahkan daratan Indonesia yang pada mulanya merupakan satu daratan sama dengan sebutan ‘Pangaea’. Hewan di kawasan timur Indonesia memiliki persamaan dengan hewan di kawasan Australia, sedangkan hewan di kawasan barat Indonesia mempunyai persamaan dengan kawasan Asia.

2) Dampak negatif

• Letusan gunung api merupakan bencana bagi masyarakat setempat karena dapat menghancurkan dan membakar hutan yang ada di lereng gunung berapi. Semburan awan panasnya dapat pula menghanguskan makhluk hidup yang ada di sekitarnya.

• Gempa bumi merupakan bencana alam yang dahsyat. Bencana ini dapat menghancurkan bangunan, seperti perumahan, gedung, jembatan, bendungan, dan sebagainya. Bahkan akan lebih menakutkan lagi jika gempa bumi diikuti tsunami.

• Tenaga endogen menghasilkan lereng-lereng yang curam sehingga tingkat erosi dan longsor lahan tinggi. Hal ini akan mengakibatkan ancaman bagi penduduk yang tinggal di sekitar lereng tersebut.

2. DAMPAK TENAGA EKSOGEN

Tenaga eksogen adalah tenaga-tenaga pembentuk bumi yang berasal dari luar. Dampak positif tenaga eksogen, antara lain:

• Memunculkan habitat bagi flora dan fauna,
• Memperluas daratan di bumi, serta
• Mendekatkan barang tambang ke permukaan bumi.

Sementara dampak negatif tenaga eksogen, misalnya:
• Kesuburan tanah bisa berkurang (dampak dari erosi),
• Hasil-hasil erosi yang diendapkan (sedimentasi) di muara sungai mengakibatkan pendangkalan dasar sungai, dan
• Abrasi dapat menghilangkan garis pantai.

RANGKUMAN

1) Tenaga endogen adalah tenaga yang berasal dari dalam bumi.
2) Tenaga eksogen adalah tenaga-tenaga pembentuk bumi yang berasal dari luar.

Advertisement
Dampak Tenaga Endogen dan Eksogen | lookadmin | 4.5