Dampak Kepadatan Penduduk terhadap Lingkungan

Advertisement

Dampak Kepadatan Penduduk terhadap Lingkungan – Pada topik sebelumnya tentang kepadatan penduduk, kita telah mempelajari seluk beluk hal-hal yang mempengaruhi kepadatan penduduk. Sekarang saatnya kita membahas dampak kepadatan penduduk itu sendiri terhadap lingkungan.

Seperti yang sudah disebutkan pada topik sebelumnya: “Manusia adalah populasi yang sangat berpengaruh.” Namun sebenarnya pengaruh seperti apa? Mengapa kita perlu memperhatikan pengaruh-pengaruh ini?

Kehidupan manusia tidak terpisahkan dari alam. Sebagian besar dari aspek kehidupan kita bergantung kepada sumber daya alam. Jika jumlah manusia terus bertambah dengan pesat tapi lingkungan kita tidak mampu mengimbanginya, apa yang akan terjadi? Berikut dijabarkan beberapa dampak yang akan terjadi jika kepadatan penduduk terus meningkat.

1. Ketersediaan udara bersih

Pernahkah kalian merasakan perbedaan ketika kalian sendirian di sebuah ruangan dan ketika kalian berada di ruangan yang sama, namun lebih banyak orang di dalamnya. Apa yang kalian rasakan? Manusia bernapas dengan menghirup oksigen. Semakin banyak jumlah manusia, kebutuhan oksigen juga akan semakin banyak. Kita akan lebih sulit bernapas di ruangan yang penuh sesak dengan orang lain daripada di ruangan yang kosong tidak ada orang.

Lebih jauh lagi, coba bayangkan udara di kota dan udara di desa. Di kota dengan penduduk yang padat akan lebih banyak terjadi polusi. Asap dari sisa penggunaan bahan bakar transportasi, rumah tangga, industri, dan sebagainya menjadikan udara kotor dan tidak sehat.

2. Ketersediaan air bersih

Air merupakan komponen abiotik yang sangat penting bagi kehidupan. Dalam kehidupan sehari-hari, manusia membutuhkan air bersih di berbagai bidang. Untuk konsumsi, untuk mandi, irigasi, dan lain sebagainya. Ketersediaan air bersih makin lama akan makin berkurang jika jumlah penduduk terus bertambah.

Di desa dimana masih banyak persediaan air bersih, penduduk sebagian besar masih bisa menggunakan sumur tradisional sebagai sumber air bersih untuk kehidupan sehari-hari. Namun di daerah dengan penduduk yang padat seperti di kota hal ini sudah jarang dilakukan. Air bersih untuk konsumsi mereka dapatkan dengan membeli. Mengapa? Karena air di kota dengan penduduk padat biasanya sudah tercemar sehingga tidak layak untuk dikonsumsi.

3. Ketersediaan pangan

Semakin tinggi kepadatan penduduk, kebutuhan pangan juga akan semakin tinggi. Jika jumlah pangan tidak dapat mengimbangi kepadatan penduduk yang tinggi maka akan terjadi penurunan kualitas hidup manusia itu sendiri. Jika kebutuhan pangan tidak terpenuhi, penduduk akan mengalami kelaparan, gizi buruk, penyakit menular, dan sebagainya.

Untuk menambah ketersediaan pangan, banyak hutan yang dibabat untuk dijadikan lahan pertanian. Padahal hutan merupakan hal yang sangat penting bagi lingkungan. Hutan dapat mengurangi pencemaran udara, menyimpan ketersediaan air, dan merupakan rumah bagi ribuan organisme yang hidup di sana.

4. Ketersediaan lahan

Semakin banyaknya penduduk juga menyebabkan lahan semakin berkurang. Setiap waktu selalu ada berbagai macam pembangunan pemukiman, industri, infrastruktur, dan masih banyak lagi. Lahan-lahan yang dulunya dipakai untuk pertanian menjadi berubah fungsi, sehingga menyebabkan ketersediaan pangan juga makin sedikit.

5. Pencemaran

Masalah pencemaran merupakan masalah yang tidak asing lagi bagi kehidupan kita. Dengan semakin tingginya kepadatan penduduk, pencemaran tidak dapat terhindarkan lagi. Mulai dari pencemaran udara, pencemaran air, pencemaran tanah, sampai pencemaran suara. Semua pencemaran itu dapat disebabkan oleh kepadatan penduduk.

Advertisement
Dampak Kepadatan Penduduk terhadap Lingkungan | lookadmin | 4.5