Ciri-Ciri Plantae dan Klasifikasi Kingdom Plantae

Ciri-Ciri Plantae dan Klasifikasi Kingdom Plantae – Tumbuhan banyak kita jumpai di lingkungan kita. Tumbuhan apa saja yang kamu temui di sekitarmu? Mari kita sebutkan: pohon mangga, pohon pisang, pohon mahoni, pohon angsana, tanaman padi, dan lain-lain. Apa saja manfaat tumbuhan tersebut? Tumbuhan bermanfaat sebagai bahan pangan, bahan sandang, bahan papan, obat-obatan, bahkan bahan kerajinan.

Tumbuhan banyak di sekitar kita. Salah satunya tanaman padi
Nah, pada topik ini kita akan mempelajari tentang Kingdom Plantae agar semakin mengenal tumbuhan di sekitar kita dan semakin dapat memanfaatkannya dengan bijaksana.

A. Ciri-Ciri Plantae

Ciri-ciri kingdom plantae yaitu sebagai berikut.
1. Eukariotik
2. Multiseluler (memiliki banyak sel)
3. Autrotrof (dapat membuat makanan sendiri)
4. Dinding sel terbuat dari selulosa
5. Mendapatkan makanan dengan cara fotosintesis yang dibantu dengan cahaya matahari (fotoautotrof)
6. Cadangan makanan disimpan dalam bentuk amilum (gula)
7. Bereproduksi secara seksual (putik dan benang sari) maupun aseksual (tunas, cangkok stek, dan lain-lain)
8. Hidup di daratan atau perairan
9. Tidak berpindah tempat dan bergerak pasif (digerakkan oleh faktor luar seperti angin)

B. Klasifikasi Kingdom Plantae

Dunia tumbuhan dikelompokkan menjadi tumbuhan tidak berpembuluh dan tumbuhan berpembuluh.
1. Tumbuhan tidak Berpembuluh (Atrakheophyta)
Tumbuhan tidak berpembuluh adalah tumbuhan yang tidak memiliki pembuluh pengangkut xilem dan floem. Contoh: Bryophyta (tumbuhan lumut).
Ciri-ciri tumbuhan lumut, yaitu sebagai berikut.
a. Merupakan tumbuhan peralihan antara tumbuhan thallus dan tumbuhan kormus. Ada tumbuhan lumut yang masih berupa thallus (lembaran), yaitu lumut hati dan ada juga yang sudah memiliki struktur tubuh mirip akar, batang, dan daun sejati, yaitu lumut daun.
b. Memiliki alat serupa akar (rhizoid). Berfungsi menempelkan tubuh lumut untuk hidup di tempat yang lembap.
c. Mengalami pergiliran keturunan (metagenesis) antara fase kawin (gametofit = lumut yang menghasilkan gamet/ sel kelamin) dan tak kawin (sporofit = lumut yang menghasilkan spora, letaknya menumpang pada gametofit).
d. Generasi dominan: gametofit.
e. Habitat: tempat lembap dan sejuk.
f. Tumbuhan pelopor (vegetasi perintis), yang tumbuh di suatu tempat sebelum tumbuhan lain mampu tumbuh.

Metagenesis Tumbuhan Lumut

Manfaat Tumbuhan Lumut
1. Bahan obat. Contoh: Marchantia polymorpha (lumut hati)
2. Sebagai media tanaman (pengganti ijuk): Lumut daun
3. Semua tumbuhan lumut dapat mencegah erosi
4. Sebagai bahan pembalut, kapas, dan sumber bahan bakar. Contoh: Sphagnum
5. Vegetasi perintis

2. Tumbuhan Berpembuluh (Trakheophyta)
Tumbuhan berpembuluh adalah tumbuhan yang memiliki pembuluh pengangkut xilem dan floem. Contohnya Pterydophyta (tumbuhan paku) dan tumbuhan berbiji (Spermatophyta).
a. Tumbuhan Paku (Pterydophyta)
Ciri-ciri tumbuhan paku yaitu sebagai berikut.
1) Tumbuhan kormus (memiliki akar, batang, dan daun yang sebenarnya).
2) Memiliki pembuluh pengangkut xilem dan floem.
3) Memiliki lapisan pelindung sel (jaket steril) yang terdapat di sekeliling organ reproduksi.
4) Embrio multiseluler yang terdapat dalam arkegonium.
5) Bermetagenesis antara generasi sporofit dan gametofit.
6) Hidup di tempat lembap.
7) Reproduksi seksual: pembentukan sel kelamin jantan dan betina oleh alat kelamin (gametangium).
8) Reproduksi aseksual: pembentukan sel kelamin jantan dan betina oleh alat kelamin (gametangium).
9) Sporofit tumbuhan paku memiliki akar, batang, dan daun sejati.
10) Batang ada yang tumbuh tegak, ada pula yang di bawah tanah yang disebut rhizoma/ akar tinggal.
11) Memiliki dua macam ukuran daun, yaitu mikrofil (daun kecil seperti sisik) dan makrofil (daun besar).
12) Memiliki dua jenis daun, yaitu:
● daun steril (tropofil ): daun yang tidak menghasilkan spora; dan
● daun fertil (sporofil): daun yang menghasilkan spora.
13) Pada tumbuhan paku yang berdaun kecil, sporangium berupa strobilus di ujung cabang.
14) Generasi sporofit lebih dominan.
Metagenesis Tumbuhan Paku

Manfaat Tumbuhan Paku
1. Untuk tanaman hias
Contoh: Adiantum (suplir) dan paku tanduk rusa.
2. Untuk sayur-sayuran
Contoh: Marsilea (semanggi)
3. Sebagai pupuk hijau tanaman padi
Contoh: Azolla pinnata

b. Divisi Spermatophyta (Tumbuhan Berbiji)
1. Tumbuhan Berbiji Tertutup (Angiospermae)
Ciri-cirinya sebagai berikut.
a) Trakheophyta
b) Tumbuhan kormus
c) Berbunga sejati
d) Bakal biji dilindungi daun buah (carpela)
e) Reproduksi seksual: peleburan spermatozoa dan ovum
f) Reproduksi aseksual: stek, tunas, cangkok, dan lain-lain
g) Mengalami pembuahan ganda (2 kali pembuahan)
h) Waktu penyerbukan sampai pembuahan singkat, yaitu 12 – 24 jam
i) Perawakan tumbuhan berbiji sangat bervariasi, yaitu:
1) Pohon, contoh: mangga, kelapa, trembesi
2) Perdu, contoh: mawar, kembang sepatu
3) Semak, contoh: stroberi
4) Herba, contoh: sayur-sayuran

Klasifikasi Angiospermae
Tumbuhan angiospermae dikelompokkan menjadi dua, yaitu berkeping biji satu (Monocotyledonae) dan berkeping biji dua (Dicotyledonae). Perbedaannya dapat dilihat pada tabel berikut ini.

Contoh tumbuhan monokotil
a) Suku rumput-rumputan (Graminae), misalnya: padi, jagung, bambu, rumput, tebu, dan gandum.
b) Suku pinang-pinangan (Palmae), misalnya: kelapa, rotan, kelapa sawit, aren, dan salak.
c) Suku jahe-jahean (Zingiberaceae), misalnya: kunyit, jahe, dan lengkuas.
Contoh tumbuhan dikotil
a) Suku getah-getahan (Euhorbiaceae), misalnya: singkong, jarak, karet, dan puring.
b) Suku terung-terungan (Solanaceae), misalnya: kentang, terong, tomat, cabai, dan kecubung.
c) Suku polong-polongan (Leguminosae), misalnya: putri malu, petai, flamboyan, dan kacang tanah.

2. Tumbuhan Berbiji Terbuka (Gymnospermae)
Ciri-cirinya sebagai berikut.
a) Tulang daun tidak beraneka ragam
b) Tidak memiliki bunga sejati
c) Alat perkembangbiakannya berbentuk kerucut yang disebut strobilus/ runjung
d) Bakal biji tersusun dalam strobilus
e) Alat kelamin terpisah. Serbuk sari terdapat dalam strobilus jantan dan sel telur terdapat dalam strobilus betina
f) Bakal biji tidak dilindungi daun buah/ carpela
g) Pada umumnya perdu atau pohon, tidak ada yang berupa herba
h) Batang dan akar berkambium sehingga dapat tumbuh membesar
i) Akar: tunggang
j) Daun sempit, tebal dan kaku
k) Terbagi menjadi 4 kelas, yaitu cycadinae, ginkgoinae, coniferinae, dan gnetinae

Manfaat Tumbuhan Gymnospermae
a) Sebagai tanaman hias, contoh: cemara dan pakis haji
b) Bahan industri cat dan obat obatan, contoh: damar
c) Bahan pembuatan kertas dan korek api, contoh: pinus
d) Bahan makanan, contoh: melinjo

Ciri-Ciri Plantae dan Klasifikasi Kingdom Plantae | lookadmin | 4.5