Close Klik 2x

Ciri-Ciri dan Unsur-Unsur Novel Terjemahan

Advertisement

Ciri-Ciri dan Unsur-Unsur Novel Terjemahan – Membandingkan unsur intrinsik dan ekstrinsik novel Indonesia/terjemahan dengan hikayat.

Tujuan
Siswa dapat mengetahui ciri-ciri dan unsur-unsur novel terjemahan.

Kalian tentu tahu Harry Potter bukan? Tokoh imajinasi yang hebat itu adalah hasil imajinasi JK Rowling. Kalian dapat membacanya dalam bahasa Indonesia karena sudah diterjemahkan. Nah, pada topik kali ini, kita akan mengulas novel terjemahan.

Novel terjemahan artinya novel yang sudah dialihbahasakan ke dalam bahasa tertentu. Dalam novel terjemahan terdapat beberapa perbedaan dengan novel asli Indonesia. Perbedaan tersebut tercermin dalam unsur-unsur pembangunnya (intrinsik dan ekstrinsik).

CIRI-CIRI NOVEL TERJEMAHAN

  1. Novel terjemahan merupakan karya sastra yang menceritakan kehidupan seseorang tokoh secara lengkap yang ditulis dalam bahasa asing lalu dialihbahasakan ke dalam bahasa Indonesia.
  2. Menonjolkan watak dan perilaku tokoh-tokohnya berdasarkan latar belakang sosial budaya asing karya novel tersebut diciptakan.
  3. Nama-nama tokoh tidak familiar dengan nama-nama Indonesia.
  4. Setting tempat bukan di Indonesia.
  5. Bahasanya tidak mendayu-dayu.

UNSUR-UNSUR NOVEL TERJEMAHAN

Dibagi menjadi dua bagian, yaitu:

1. Unsur Intrinsik
a. Tema:Tema adalah ide dasar atau gagasan pokok yang mendasari novel.
b. Alur: Alur adalah rangkaian peristiwa demi peristiwa dalam novel.
c. Latar: Latar adalah tempat, waktu, dan suasana terjadinya cerita dalam novel.
d. Penokohan: Tokoh serta perwatakan berkaitan dengan pelaku dalam novel.
Penokohan, yaitu nama-nama para pelaku beserta watak, perilaku, dan karakternya. Nama-nama tokoh novel terjemahan berbeda dengan novel asli Indonesia. Nama tokoh biasanya disesuaikan dengan budaya/negara asal pengarang novel terjemahan tersebut.

Contoh:
i. Novel Barat, nama-namanya antara lain: John, Charly, Naomi, Jeany, kurt, dan sebagainya.
ii. Novel Asia, nama-namanya antara lain: Chio, Tanaka, Kamigawa, dansebagainya.
e. Sudut Pandang: Sudut pandang adalah cara penulis novel menceritakan kisahnya atau segi pandang penulis dalam membawakan cerita. Sudut pandang berkaitan dengan penggunaan kata ganti dalam bercerita oleh penulis. Apakahmenggunakan kata ganti orang pertama, orang kedua, atau orang ketiga.
f. Gaya Bahasa: Gaya bahasa berkaitan dengan penggunaan bahasa oleh penulis dalam novel tersebut.
g. Amanat: Amanat adalah pesan yang terkandung dalam novel. Pesan tersebut umumnya merupakan ajaran moral yang bersifat mendidik.

2. Unsur ekstrinsik

a. nilai-nilai: nilai-nilai yang berlaku seperti norma agama, sosial, budaya
b. Latar belakang budaya: latar belakang adat istiadat yang berlaku pada saat karya sastra tersebut diciptakan
c. Pendidikan penulis novel
d. Pengalaman penulis novel

Perhatikan contoh berikut!

Harry menemukan sebuah buku harian di kamar mandi Myrtle. Buku itu sangat misterius karena saat ditulisi oleh Harry, buku itu menjawabnya dengan tulisan si pemilik buku sebelumnya. Ternyata buku harian itu milik Tom Riddle, seorang pelajar lima puluh tahun yang lalu, ia membawa Harry ke masa lampau, waktu di mana kamar rahasia pernah terbuka. Ia melihat Hagrid dituduh sebagai penyebab kejadian itu dan dikeluarkan dari sekolah, tetapi ia tetap diijinkan Albus Dumbledore untuk tinggal di Hogwarts. lalu Harry dan teman- teman mencoba mencari jawaban dari misteri ini. Hermione mencari segala petunjuk di perpustakaan. Tetapi ia ditemukan dalam keadaan membatu dengan sebuah kertas di genggaman tangannya yang berisi semua jawaban dari misteri ini.
(cuplikan sinopsis Harry Potter and the Chamber of Secrets)

Ciri-ciri yang menonjol dari cuplikan di atas adalah sebagai berikut.
1. Nama-nama tokoh bukan nama Indonesia, yaitu Harry Potter, Tom Riddle, Hagrid, Albus Dumbledore, dan Hermione.
2. Latar tempat bukan Indonesia, yaitu sekolah Hogwarts.

Unsur-unsur yang ada adalah sebagai berikut.
1. Tema: keberanian Harry Potter dan teman-teman
2. Latar tempat: sekolah Hogwarts
3. Alur: campuran
4. Perwatakan:
Harry Potter dan Hermione berwatak pemberani
5. Amanat: berani menyingkap misteri dan bekerjasama dengan teman-teman.

Poin Penting

  1. Novel terjemahan adalah karya novel luar negeri yang dialihbahasakan dengan penyesuaian.
  2. Novel terjemahan memiliki nilai sosial dan budaya yang berbeda dengan novel asli Indonesia.
Advertisement
Ciri-Ciri dan Unsur-Unsur Novel Terjemahan | lookadmin | 4.5