Bertelepon Dengan Berbagai Mitra Bicara Sesuai Dengan Konteks

Bertelepon Dengan Berbagai Mitra Bicara Sesuai Dengan Konteks – Siswa dapat bertelepon dengan berbagai mitra bicara sesuai dengan konteks pembicaraan

Pada saat berbicara melalui telepon, kata-kata yang kita sampaikan dan sikap yang muncul, mencerminkan kepribadian kita sendiri. Hal tersebut akan dirasakan oleh lawan biacara meskipun tidak bertatap mula langsung. Oleh karena itu, kita harus memperhatikan etika ketika bertelepon, terutama saat bertelepon dengan selain dengan teman kita sendiri.
Pada saat bertelepon, selain penggunaan bahasa harus efektif dan efisien, intonasi suara pun harus diperhatikan. Kata-kata diucapkan secara jelas. Sikap ramah, murah senyum, dan menerima dengan terbuka pun harus diperhatikan karena hal itu akan dirasakan lawan bicara.

BERTELEPON DENGAN MITRA BICARA
A. Macam Mitra Bicara
Bertelepon dapat dilakukan dengan siapa saja dan kapan saja sesuai tujuan berkomunikasi. Saat bertelepon, ada etika yang harus diperhatikan. Misalnya, ketika kamu bertelepon dengan teman sebaya tentu akan berbeda penggunaan bahasa dan kesantunannya pada saat menelepon guru atau orang yang dihormati. Beberapa macam mitra berbicara, di antaranya:
1) Teman sebaya.
Teman sebaya adalah teman sepermainan yang berumur sama atau tidak jauh berbeda. Misalnya teman sekolah, teman bermain di rumah, dan saudara atau kerabat yang seumur (sepupu, keponakan). Bertelepon dengan mitra teman sebaya dapat menggunakan bahasa yang tidak formal dan bahasa tidak baku. Meski aspek kesopanan dapat dikatakan lebih longgar, namun harus tetap diperhatikan agar tidak terjadi kesalahan dalam berkomunikasi.
2) Orang yang lebih tua
Mitra ini adalah orang yang berumur lebih tua dari umur kita. Misalnya ayah, ibu, ibu/bapak guru, dan kerabat yang lebih tua. Bertelepon dengan orang yang lebih tua dan sudah kita kenal dapat menggunakan bahasa yang tidak terlalu formal, tetapi tetap mengutamakan aspek kesopanan.
3) Guru atau Orang yang Dihormati
Seorang siswa yang menelepon gurunya wajib memerhatikan kesantunan bahasa, seperti menggunakan sapaan Bapak/Ibu, menyebut diri dengan kata ganti “saya”, serta menyampaikan maksud dan tujuan dengan kalimat efektif dan jelas.
4) Orang Asing
Kesempatan berkomunikasi terkadang dapat dilakukan dengan seseorang yang belum kita kenal. Misalnya resepsionis kantor, pelayan toko, dan ibu/bapak pedagang di pasar. Bertelepon dengan mitra orang yang tidak dikenal sebaiknya menggunakan bahasa formal dan baku. Aspek kesopanan tetap harus dijaga dan diperhatikan.

B. Etika Bertelepon
Kesantunan bertelepon dengan berbagai mitra bicara meliputi hal-hal berikut.

  1. Memilih waktu bertelepon yang tepat. Kita harus tahu waktu-waktu yang tepat untuk menelepon seseorang. Misalnya, waktu yang tepat menelepon teman adalah pada jam-jam dia pulang sekolah. Begitu pula kalau akan menelepon guru, kamu harus tahu waktu yang tepat agar tidak mengganggu.
  2. Memastikan nomor yang dihubungi tidak salah.
  3. Menciptakan suasana tenang ketika bertelepon. Hindari keributan atau keriuhan agar pembicaraan tidak terganggu. Pastikan memilih tempat yang nyaman dan tidak mengganggu orang-orang di sekitarmu.
  4. Tidak berlama-lama berbicara di telepon. Pastikan maksud dan tujuan disampaikan secara singkat, padat, dan jelas.
  5. Jangan menutup sambungan telepon jika pembicaraan belum diakhiri oleh penelepon.

Perhatikan Contoh

CONTOH BERTELEPON DENGAN BERBAGAI MITRA BICARA
1) Contoh percakapan bertelepon dengan teman sebaya.

2) Contoh percakapan bertelepon dengan orang yang dihormati (guru atau orang yang lebih tua)

3) Contoh percakapan bertelepon dengan orang asing atau orang yang belum dikenal

Poin Penting

  • Macam mitra berbicara meliputi teman sebaya, orang yang lebih tua, guru atau orang yang dihormati, dan orang yang tidak dikenal.
  • Kesantunan bertelepon dengan berbagai mitra bicara meliputi hal-hal berikut.
  1. Memilih waktu bertelepon yang tepat.
  2. Memastikan nomor yang dihubungi tidak salah.
  3. Menciptakan suasana tenang ketika bertelepon.
  4. Tidak berlama-lama berbicara di telepon.
  5. Jangan menutup sambungan telepon jika pembicaraan belum diakhiri oleh penelepon.
Bertelepon Dengan Berbagai Mitra Bicara Sesuai Dengan Konteks | lookadmin | 4.5