Badan Kerjasama Ekonomi Antar Negara

Badan Kerjasama Ekonomi Antar Negara – Perdagangan antar negara membuat negara-negara mempunyai hubungan kerja sama ekonomi. Untuk membantu dan melindungi negara-negara bertransaksi dalam perdagangan internasional maka dibentuklah suatu badan kerja sama ekonomi. Mari kita simak materi ini lebih mendalam.

Kerja sama antar negara ialah suatu bentuk hubungan yang dilakukan oleh suatu negara dengan negara lainnya. Potensi ekonomi yang dimiliki suatu negara sangat terbatas, maka suatu negara perlu mengadakan kerja sama ekonomi dengan negara lain untuk mencapai tujuan-tujuan seperti:
• meningkatnya perekonomian dan taraf hidup masyarakat
• mempererat persahabatan antar negara
• saling mengisi kekurangan dan kebutuhan di bidang ekonomi.

Bentuk kerja sama ekonomi antar negara digolongkan sebagai berikut :

  1. Berdasarkan jumlah negara, kerja sama ekonomi terdiri dari dua golongan,a. Kerja sama ekonomi Bilateral, yaitu kerja sama ekonomi antara dua negara
    b. Kerja sama ekonomi Multilateral, yaitu kerja sama ekonomi yang dilakukan oleh banyak negara.
  2. Berdasarkan letak geografis, bentuk kerja sama ekonomi dapat dibedakan menjadi:a. Kerja sama ekonomi regional, yaitu kerja sama beberapa negara dalam satu kawasan yang sama.
    b. Kerja sama ekonomi interregional, yaitu kerja sama ekonomi dari negara-negara antar satu kawasan dengan kawasan yang lain
    c. Kerja sama ekonomi internasional, yaitu kerja sama ekonomi yang dilakukan beberapa negara di dunia, tidak terbatas dalam satu kawasan.

Badan-badan kerja sama ekonomi yang dibentuk oleh negara-negara di dunia adalah :

1. Badan Kerja Sama Ekonomi Regional & Interregional

a. ASEAN (Association of South East Asian Nations)
Kerja sama negara-negara di wilayah asia tenggara. Didirikan tanggal 8 Agustus 1967 yang memiliki tujuan :
– untuk menjalin hubungan persahabatan
– meningkatkan kerja sama ekonomi, perdagangan dan sosial budaya antar negara anggotanya.

b. AFTA (ASEAN Free Trade Area)
Merupakan kawasan perdagangan bebas di wilayah asia tenggara yang beranggotakan negara-negara ASEAN.
Tujuan dibentuknya AFTA ini adalah :
– meningkatkan daya saing ekonomi dan menarik investasi
– menciptakan pasar regional
– meningkatkan perdagangan antar anggotanya.

c. APEC (Asia Pacific Economic Cooperation)
Kerja sama ekonomi di wilayah Asia Pasifik yang memiliki tujuan melakukan liberalisasi perdagangan, investasi serta meningkatkan pemanfaatan sumber daya alam dan pertumbuhan ekonomi di kawasan Asia Pasifik.

d. EEC (European Economic Community)
Bertujuan untuk mendirikan daerah perdagangan bebas di kawasan eropa barat. EEC atau yang dikenal juga dengan MEE (Masyarakat Ekonomi Eropa) terdiri dari 12 negara, yaitu : Belanda, Belgia, Luxemburg, Perancis,Jerman, Italia, Inggris, Irlandia, Denmark, Norwegia, Yunani dan Spanyol.

g. Colombo Plan
Bertujuan untuk :
– mengembangkan perekonomian
– meningkatkan taraf hidup masyarakat di wilayah Asia Selatan dan Asia Tenggara, melalui bentuk-bentuk bantuan seperti pinjaman, sumbangan, bahan makanan, pupuk, barang konsumsi, alat perlengkapan, jasa tenaga ahli, pendidikan dan latihan keterampilan untuk proyek nasional dari para anggotanya.

2. Badan Kerja Sama Ekonomi Internasional
Organisasi kerja sama ekonomi internasional terdiri dari dua kelompok, yang berada di bawah naungan PBB dan di luar naungan PBB.

Organisasi Kerja Sama Ekonomi Internasional di bawah naungan PBB adalah :
a. IBRD (International Bank Reconstruction and Development)
Dikenal juga dengan World Bank (Bank Dunia), didirikan pada tanggal 27 Desember 1945 dengan tujuan :
– memberikan bantuan kredit jangka panjang, dan jangka pendek kepada negara yang sedang berkembang
– memberikan bantuan kepada negara-negara untuk meningkatkan perdagangan internasional.

b. IMF (International Monetary Fund)
Mempunyai tujuan yaitu :
1. menyediakan dana untuk negara-negara yang memiliki neraca pembayaran yang tidak seimbang
2. memberikan bantuan dalam sistem pembayaran antar anggota
3. memperluas perdagangan internasional
4. memberi nasihat terkait dengan pelaksanaan kerja sama keuangan internasional.

c. IDA (International Development Association)
Organisasi yang bertujuan memberikan kredit/pinjaman lunak untuk keperluan pembangunan, khususnya kepada negara-negara berkembang.

d. IFC (International Finance Coorperation)
Merupakan bagian dari bank dunia yang merupakan badan kerja sama keuangan internasional, didirikan pada tanggal 24 Juli 1956 dengan tujuan memberikan pinjaman kepada pengusaha-pengusaha swasta dan membantu mengalihkan investasi luar negeri ke negara-negara sedang berkembang.

e. FAO (Food and Agriculture Organization)
Organisasi pangan dan pertanian yang didirikan tanggal 16 Oktober 1945 dengan tujuan membantu negara-negara yang kekurangan pangan dengan meningkatkan jumlah dan mutu persediaan pangan dunia.

f. WTO (World Trade Organization)
Organisasi yang mengawasi praktek perdagangan dunia yang memiliki kekuatan untuk mengelola dan memelihara kesepakatan perdagangan bebas, penyelesai sengketa dagang sesuai dengan aturan/hukum perdagangan internasional yang telah disepakati.

g. UNDP (United Nations Development Programs)
Organisasi yang berperan untuk memperlancar program pembangunan di seluruh dunia.

Organisasi Kerja Sama Ekonomi Internasional di luar naungan PBB:
a. GATT (General Agreement on Trade and Tariff)
Dibentuk dengan tujuan untuk mengurangi hambatan-hambatan dalam perdagangan internasional, khususnya tarif bea cukai yang mempersulit proses ekspor-impor antar negara.

b. OPEC (Organization of Petroleum Exporting Countries)
Didirikan pada tanggal 14 September 1960, terdiri dari para negara pengekspor minyak. Didirikan dengan tujuan untuk menghindari persaingan, menaikan pendapatan para negara anggota, memenuhi kebutuhan dunia akan minyak bumi dan menstabilkan harga minyak.

c. CGI (Consulative Group on Indonesia)
Dibentuk oleh bank dunia untuk membantu Indonesia yang terdiri dari negara dan lembaga-lembaga keuangan internasional.

d. OECD (Organization for Economic Cooperation and Development)
Organisasi kerja sama dan pembangungan ekonomi yang tujuannya adalah :
– memajukan produksi
– memperluas kesempatan kerja – – meningkatkan pendapatan nasional para negara anggotanya.

Badan Kerjasama Ekonomi Antar Negara | lookadmin | 4.5