Close Klik 2x

Analisis Pembentukan Bayangan pada Cermin Cembung

Advertisement

Analisis Pembentukan Bayangan pada Cermin Cembung – Pada topik sebelumnya kalian telah belajar tentang pembentukan bayangan pada cermin cekung. Pada topik kali ini kalian akan belajar tentang analisis pembentukan bayangan pada cermin cembung. Salah satu contoh cermin cembung adalah spion kendaraan bermotor.

Bayangan yang dibentuk oleh cermin cembung akan terlihat lebih kecil karena sinar yang datang sejajar sumbu utama, akan dipantulkan seolah-olah keluar dari titik fokus dan sinar yang menuju titik fokus akan dipantulkan sejajar sumbu utama. Perpotongan hasil perpanjangan sinar yang keluar dari titik fokus dan sinar yang sejajar sumbu utama (hasil pantulan sinar yang datang menuju titik fokus) akan membentuk bayangan maya.

A. Benda Diletakkan Jauh di Depan Cermin

Jika benda diletakkan jauh dari cermin, maka bayangannya akan bersifat maya, tegak, diperkecil, dan terletak di belakang cermin.

B. Benda diletakkan di depan dekat cermin

Jika benda diletakkan di dekat cermin, maka bayangan akan bersifat maya, tegak, diperkecil, dan terletak di belakang cermin.

C. Benda Diletakkan Terbalik di Depan Cermin

Jika benda diletakkan terbalik, maka bayangannya akan bersifat maya, tegak, diperkecil, dan terletak di belakang cermin. Hubungan antara titik fokus, jarak benda dari cermin, dan jarak bayangan dari cermin cembung dinyatakan sebagai berikut.

2R=1f=1so+1s1 dan M=|siso|=hiho

Keterangan:
f = jarak fokus (cm);
so = jarak benda (obyek) dari cermin (cm);
si = jarak bayangan dari cermin (cm);
M = perbesaran bayangan
ho = tinggi benda (cm);
hi = tinggi bayangan (cm); dan
R = jari-jari kelengkungan cermin.

Ingat!!

1. Jarak fokus cermin = setengah dari jari-jari kelengkungan cermin (f =12R).
2. R dan f bertanda negatif (-).
3. so yang bertanda positif menunjukkan bahwa benda bersifat nyata (di depan cermin).
4. so yang bertanda negatif menunjukkan bahwa benda bersifat maya (di belakang cermin).
5. si yang bertanda positif menunjukkan bahwa bayangan bersifat nyata (di depan cermin).
6. si yang bertanda negatif menunjukkan bahwa bayangan bersifat maya (di belakang cermin).
7. Jika M = 1, maka bayangan memiliki tinggi yang sama dengan benda. Namun jika M > 1 maka bayangan diperbesar dan M < 1 maka bayangan diperkecil. Tanda harga mutlak menyatakan harga M selalu positif.

Contoh Soal

Seseorang yang berada di depan cermin cembung sejauh 12 cm. Jika jarak fokus cermin adalah 14 cm, berapakah jarak bayangan dari seseorang tersebut ?
Pembahasan
Diketahui:
so = 12 cm
f = -14 cm
Ditanyakan: Jarak bayangan dari seseorang (si)?
Jawab:

1f=1so+1si

114=112+1si

1si=114112

1si=26168

si=6,46  cm (bayangan maya)

Jadi, jarak bayangan seseorang tersebut adalah 6,46 cm.

Analisis Pembentukan Bayangan pada Cermin Cembung | lookadmin | 4.5