Close Klik 2x

Analisis Pembentukan Bayangan pada Cermin Cekung

Advertisement

Analisis Pembentukan Bayangan pada Cermin Cekung – Pada topik sebelumnya, kalian telah belajar tentang pemantulan pada cermin. Pada topik kali ini, kalian akan belajar tentang analisis pembentukan bayangan pada cermin cekung. Pantulan sinar yang mengenai cermin cekung akan mengakibatkan terbentuknya bayangan. Terdapat dua jenis bayangan yang terbentuk saat pemantulan, yaitu bayangan nyata dan bayangan maya. Bayangan nyata merupakan bayangan yang dibentuk oleh perpotongan garis cahaya-cahaya pantul lalu ditangkap oleh layar dan selalu tampak terbalik.

Bayangan maya merupakan bayangan yang dibentuk oleh perpotongan hasil perpanjangan garis cahaya-cahaya pantul. Bayangan maya tidak dapat ditangkap oleh layar, tetapi dapat dilihat menggunakan cermin yang dibentuk dari perpanjangan cahaya pantul dan bayangannya tampak selalu tegak. Cara menentukan sifat bayangan pada cermin cekung adalah sebagai berikut.

Menentukan sifat bayangan dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut.

Ruang benda + ruang bayangan = 5

Jika benda berada di ruang 1 (R.1), maka bayangan akan terletak di ruang 4 (R.4). Jika benda berada di ruang 2 (R.2), maka bayangan akan jatuh di ruang 3 (R.3) dan sebaliknya. Jika ruang bayangan lebih besar dari ruang benda, maka bayangan akan jauh lebih besar dibandingakan bendanya (diperbesar) dan sebaliknya. Benda yang berada pada ruang 1 akan menghasilkan bayangan bersifat maya dan tegak serta nyata dan terbalik.

A. Benda Diletakkan antara F dan O (R.1)

Jika benda diletakkan di antara titik fokus dan cermin, maka sifat bayangannya maya, tegak, dan diperbesar (so <F), bayangan terletak di belakang cermin.

B. Benda diletakkan antara F dan M (R.2)

Jika benda diletakkan di antara titik pusat kelengkungan cermin (M) dan titik fokus cermin (F), maka sinar yang sejajar sumbu utama akan dipantulkan melalui titik fokus, sedangkan sinar yang melalui titik fokus akan dipantulkan sejajar sumbu utama. Sifat bayangannya nyata, terbalik, dan diperbesar (F < so < R). Bayangan terletak di depan titik pusat kelengkungan cermin.

C. Benda diletakkan di belakang titik M (R.3)

Jika benda diletakkan di luar pusat kelengkungan (M), maka sinar yang sejajar sumbu utama akan dipantulkan melalui titik fokus, sedangkan sinar yang melalui titik fokus akan dipantulkan sejajar sumbu utama. Sifat bayangannya nyata, terbalik, dan diperkecil (so > R). Bayangan terletak di antara pusat kelengkungan cermin (M) dan titik fokus (F).

D. Benda berada pada Titik Fokus (so = F)

Jika benda diletakkan tepat pada titik fokus, maka cermin akan memantulkan semua sinar sejajar sumbu utama, sehingga tidak ada sinar yang berpotongan. Akibatnya, tidak dapat membentuk bayangan.

E. Benda Berada pada Titik M (so = R)

Bayangan berada pada titik M dan sifat bayangannya nyata, terbalik, dan sama besar. Rumus-rumus pada cermin cekung adalah sebagai berikut.

2R=1f=1so+1s1 dan M=|siso|=hiho

Keterangan:
f = F = Jarak fokus (cm);
so = jarak benda (obyek) dari cermin (cm);
si = jarak bayangan dari cermin (cm);
M = Perbesaran bayangan;
ho = tinggi benda (cm);
hi = tinggi bayangan (cm); dan
R = jari-jari kelengkungan cermin.

Ingat!!

1. Jarak fokus cermin = setengah dari jari-jari kelengkungan cermin (F = f =12 R).
2. R dan f bertanda positif (+).
3. so bertanda positif maka benda nyata.
4. so bertanda negatif maka benda maya.
5. si bertanda positif maka bayangan nyata.
6. si bertanda negatif maka bayangan maya.
7. Jika M = 1 maka bayangan sama besar. Namun jika M > 1 maka bayangan diperbesar dan M < 1 maka bayangan diperkecil.

Contoh Soal

Benda terletak di depan cermin cekung sejauh 10 cm dan jarak bayangan dari cermin sebesar 20 cm. Berapakah jarak fokus cermin cekung tersebut ?
Penyelesaian
Diketahui:
so = 10 cm
si = 20 cm
Ditanyakan: Jarak fokus cermin cekung (f)?
Jawab:

1f=1so+1si

1f=110+120

1f=320

f=6,67  cm

Jadi, jarak fokus cermin cekung tersebut adalah 6,67 cm.

Analisis Pembentukan Bayangan pada Cermin Cekung | lookadmin | 4.5