3 Syarat Penting dalam Melakukan Kegiatan Penelitian

3 Syarat Penting dalam Melakukan Kegiatan Penelitian – Siswa mampu mempresentasikan hasil penelitian secara runtut.

Tujuan
1. Siswa dapat mengetahui syarat-syarat penelitian yang baik.
2. Siswa dapat menyusun laporan penelitian secara baik.

Halo kawan, masih semangat? Pada pembelajaran lalu kita telah mengetahui langkah-langkah sebuah penelitian. Dari materi lalu pula kita dapat menguraikan tujuan penelitian sebagai sebuah usaha untuk memajukan ilmu pengetahuan. Dalam materi pembelajaran kali ini, kita lanjutkan dengan syarat-syarat penelitian.

Ada tiga syarat penting dalam mengadakan kegiatan penelitian, yaitu: sistematis, berencana, dan mengikuti konsep ilmiah.

1. Sistematis
Sebuah penelitian harus dilaksanakan menurut pola tertentu. Dari penelitian sederhana sampai penelitian yang kompleks, semuanya demi mencapai tujuan secara efektif dan efisien.

2. Berencana
Sebuah penelitian dilaksanakan dengan adanya unsur yang dipikirkan langkah-langkah pelaksanaannya.

3. Mengikuti konsep ilmiah
Konsep ilmiah adalah rangkaian kegiatan ilmiah tersebut memuat informasi-informasi atau fakta-fakta yang akurat dan sesuai zaman. Hal ini sesuai dengan kriteria-kriteria yang ada dalam ilmu itu sendiri, yakni logis, objektif, terkontrol, dan berlaku umum. Contohnya, penelitian mengenai “Kepompong” tentu harus memperhatikan keilmuan biologi.

Perhatikan tahapan penelitian berikut.

Dengan demikian, jika dirunut, kegiatan penelitian itu dapat digambarkan sebagai berikut.

1. Penelitian dihadapkan pada sebuah tantangan atau kebutuhan.
Misalnya, pada zaman globalisasi seperti sekarang dibutuhkan banyak penelitian mengenai teknologi yang tepat guna.

2. Merumuskan masalah agar jelas batasannya.
Hal ini berkenaan dengan fokus masalah yang akan kita angkat sebagai sudut pandang dalam penelitian. Misalnya, jika kita akan meneliti budidaya Jamur, pilihan rumusan masalah kita berkenaan dengan bagaimana teknik budidaya jamur yang cocok di daerah pegunungan atau hanya menggambarkan budidaya jamur yang ada di sekitar rumah kita saja.

3. Menetapkan hipotesis agar dapat dipilih alternatif pemecahannya.
Kita dituntut punya ancang-ancang jawaban dari penelitian yang akan kita lakukan. Misalnya, jika ada masalah “Kemalasan Siswa dalam Belajar Matematika”, kita punya solusinya dengan “Belajar Matematika dengan cara Games Tournament”. Dengan demikian, nantinya, hipotesis akhirnya adalah solusi yang kita tawarkan itu akan berhasil dalam penelitian.

4. Mengumpulkan data sebagai uji hipotesis.
Dalam sebuah penelitian yang baik, data merupakan kunci yang paling utama. Dengan mengumpulkan serta memilah-milah data yang tepat, kita dapat memperkirakan hipotesis yang dapat kita hasilkan.

5. Menyimpulkan berdasarkan pengolahan data sesuai hipotesis awal.
Hipotesis yang dijadikan awal pijakan kita ketika merancang penelitian, dibuktikan dalam simpulan setelah rangkaian pengolahan data dilakukan.

6. Merefleksi hasil penelitian guna penelitian yang akan datang.
Refleksi di sini maksudnya adalah cerminan hasil penelitian kita, apakah berhasil atau tidak. Jika berhasil, apakah ada kemungkinan kelanjutan penelitian yang dapat dilakukan di kemudian hari? Oleh sebab itu, biasanya penelitian selanjutnya menggunakan penelitian sebelumnya sebagai referensi pustaka.

Dilihat dari luasnya penelitian itu, maka terdapatlah banyak bentuk-bentuk laporan penelitian, seperti makalah, paper, ulasan buku, skripsi, tesis, disertasi, atau laporan membaca. Namun demikian, secara garis besar, syarat-syarat penelitiannya sama.

Poin Penting

Poin terpenting dari sebuah penelitian adalah data. Dari data yang dikumpulkan, kita dapat menemukan banyak hal yang dapat diteliti.

3 Syarat Penting dalam Melakukan Kegiatan Penelitian | lookadmin | 4.5